Akselerasi Teknologi Tetap Butuh Penerapan Nilai Budaya di Masyarakat

Oleh : Chodijah Febriyani | Minggu, 07 November 2021 - 15:15 WIB

Internet (Ist)
Internet (Ist)

INDUSTRY.co.id - Transformasi digital membawa perubahan besar dalam interaksi sosial dan tatanan kehidupan di segala lini masyarakat. Namun, tetap harus ada aturan nilai dan budaya masyarakat sebagai filter segala dampak negatif dari akselerasi teknologi dan internet.

Tiffany Eugene Senior Human Capital Character Management at Power Character mengatakan budaya digital hadir untuk memperkuat karakter budaya masyarakatnya dan menguatkan nilai-nilai kebangsaan Indonesia dalam penggunaan media digital, bukan untuk memecah belah kesatuan warna di ruang digital.

Menurutnya perubahan yang paling terasa saat pandemi dengan adanya percepatan digitalisasi adalah kemudahan di sisi penggunaan waktu dan jarak yang dulunya terbatas. 

"Di sisi budaya misalnya dari gaya parenting sendiri, bisa dilihat dari kebiasaan orang tua dulu untuk bertanya ke orang terdekat. Dengan adanya dunia digital sekarang para orang tua muda lebih banyak membuka google saat tidak mengetahui sesuatu, karenanya digitalisasi memang mempengaruhi segala aspek," ujarnya saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

“Di era digital ini masyarakat harus beradaptasi dengan tetap menerapkan budaya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Tiffany menjelaskan, budaya diketahui merupakan pola atau cara hidup yang terus berkembang oleh sekelompok orang dan diturunkan pada generasi berikutnya. 

"Sehingga idealnya ketika budaya baru harus berbentuk diharapkan warga digital yang sesuai dengan nilai-nilai, kalau di Indonesia dari Pancasila netizen yang memiliki nilai-nilai kebangsaan," jelasnya.

Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

Pada webinar hadir pula narasumber lainnya seperti Sandy Natalia, Co-Founder Beauty Cabin, Taufik Hidayat, Dosen Fakultas Teknik Universitas Syekh Yusuf, Said Hasibuan, Sekjen Relawan TIK, dan Nyimas Indriana, seorang Food & Beauty Enthusiast. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Bitcoin

Minggu, 03 Juli 2022 - 20:00 WIB

Simak! Berikut Panduan Lengkap Analisa Teknikal Bitcoin dan Saran Indodax Untuk Investor

Analisa teknikal Bitcoin menjadi salah satu kunci dalam investasi. Hal ini agar para investor dapat tetap meraih untuk meskipun pasar kripto tengah bergejolak. Saat ini, harga bitcoin menyentuh…

Industri 4.0 di sektor industri

Minggu, 03 Juli 2022 - 19:35 WIB

Kemenperin Pastikan Teknologi Industri 4.0 di Seluruh Rantai Pasok Manufaktur Terus Berjalan

Akselerasi revolusi industri 4.0 yang dicanangkan melalui Peta Jalan Making Indonesia 4.0 terus berjalan. Sektor manufaktur didorong bertransformasi menggunakan teknologi digital di seluruh…

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Minggu, 03 Juli 2022 - 18:00 WIB

Ketua MPR RI Juara Pertama Best of The Best Eksekutif Kejuaraan Menembak Jaksa Agung Cup

Ketua MPR RI sekaligus Dewan Penasihat Persatuan Berburu dan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) Bambang Soesatyo berhasil menyabet Juara Pertama Best of The Best Kelas Eksekutif Kejuaraan…

Peletakan Batu Pertama Gedung Keuskupan Merauke oleh Kementerian PUPR

Minggu, 03 Juli 2022 - 16:04 WIB

Peletakan Batu Pertama Gedung Keuskupan Merauke oleh Kementerian PUPR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) memulai pembangunan gedung Keuskupan Merauke di Jalan Raya Mandala, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Secara seremoni pembangunan infrastruktur…

Menperin Agus Sidak Distributot Minyak Goreng Curah Bersubsidi

Minggu, 03 Juli 2022 - 15:25 WIB

Kemenperin: 130 Perusahaan CPO dan MGS Sudah Daftar di SIMIRAH 2.0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, hingga 1 Juli 2022, sebanyak 130 perusahaan sudah mendaftar ke dalam Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) 2.0.