INDUSTRY.co.id - Glasgow, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyamapikan bahwa dalam pertemuan para menteri keuangan dengan para CEO GFANZ (Glasgow Financial Alliance for Net Zero), telah diusulkan 6 (enam) langkah untuk mencapai ambisi net zero.
"Pertama, menetapkan target untuk mencapai target net zero pda tahun 2050 dan capaian interim pada tahun 2030," kata Sri Mulyani seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari keterangan di akun Instagramnya pada Kamis (4/11/2021).
Kemudian kedua, lanjutnya, melakukan komunikasi ke publik dan privat. Selanjutnya ketiga, mendorong G20 untuk menyusun rencana transisi yang kredibel.
Keempat, implementasi pengurangan subsidi untuk bahan bakar fosil. Lalu kelima, mendorong aksi dan pelaporan dari Task Force for Climate action Disclosure pda tahun 2024.
"Keenam, menyelaraskan isu transisi dengan Sustainable Development Goals (SDGs) termasuk perlindungan bio diversity," tandasnya.
Selain itu, menurut Sri Mulyani, ada juga beberapa inisiatif dari sektor privat, seperti Climate Action Leadership Initiative (CFLI) didukung oleh Bloomberg dan direncanakan proyeknya berada di India dan Indonesia.
Selain itu, pertemuan tersebut juga mendorong penyelesaian dan penerapan roadmap dari Sustainable Finance Working Group dalam Forum G20 dan mengundang dukungan MDBs untuk meningkatkan dana sektor swasta.
Selain itu, menurut Sei Mulyani dalam pertemua tersebut disampaikan juga adanya potensi dana finansial global sebesar USD130 triliun yang dapat digunakan untuk membantu negara miskin dan berkembang untuk menuju transisi ke net zero.
"Inilah kolaborasi dalam aksi perubahan iklim menuju net zero, dengan fokus memobilisasi modal privat untuk program transisi, khususnya di negara miskin dan berkembang," pungkasnya.