Meningkatnya Pembangunan Infrastruktur Pacu Peningkatan Produksi Semen Baturaja

Oleh : Hariyanto | Kamis, 01 Juni 2017 - 11:15 WIB

Pabrik Semen Baturaja (Bm)
Pabrik Semen Baturaja (Bm)

INDUSTRY.co.id , Jakarta - Pembangunan infrastruktur yang semakin meningkat di indonesia, terutama di sumatera, menjadi peluang bagi PT Semen Baturaja (Persero) Tbk untuk menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi.

"Kami telah menjalin komunikasi intensif dengan seluruh BUMN konstruksi yang mendapat penugasan dari pemerintah di Sumatra. Hal ini sangat prospektif karena sebagian besar pembebasan lahan untuk jalan tol sudah selesai," kata Direktur Utama PT Semen Baturaja, Rahmad Pribadi di Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Menurut Rahmad, dengan sinergitas pihaknya bisa mengetahui rencana logistik secara utuh karena pembangunan jalan tol akan selalu diikuti dengan kawasan di sekitarnya.

"Jadi, kita sudah tahu kira-kira mereka butuhnya apa berikut rencana pengembangannya. Mereka juga tahu rencana kita, intinya dimulai dari exchange of information atau pertukaran informasi," tutur Rahmad.

Rahmad menginginkan agar perusahaan dengan kode emiten SMBR ini mengambil mayoritas pangsa atau kebutuhan proyek pemerintah di Sumatra bagian selatan. Berbagai formulasi kerja sama tengah didiskusikan.

"Ada rencana mengalokasikan tambahan kapasitas produksi sekitar 550.000 ton pada semester II tahun ini dengan adanya pabrik Baturaja II, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan semen dari proyek-proyek pemerintah. Kendati memfokuskan penjualan pada kota-kota kecil di Sumatra, potensi permintaan semen di wilayah tersebut masih cukup besar, beberapa proyek pembangunan infrastruktur pemerintah yang digarap antara lain jalan tol, stadion olahraga, dan sarana transportasi," ujar Rahmad.

Selama ini, pangsa pasar SMBR di Baturaja dan sekitarnya mencapai 70% bahkan ada pula yang mencapai 100%. Selebihnya, khusus di daerah yang tergolong kompetitf, seperti Palembang dan Lampung berada di bawah 50%.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi minuman berpemanis

Sabtu, 22 Februari 2020 - 13:45 WIB

Minuman Berpemanis Bakal Kena Cukai, Siap-siap Kinerja Industri Minuman Akan Anjlok

Kementerian Perindustrian menganalisis dampak pengenaan cukai untuk minuman berpemanis terhadap industri minuman di Tanah Air.

Petani Ilustrasi (ist)

Sabtu, 22 Februari 2020 - 13:34 WIB

Januari 2020, Daya Beli Petani Meningkat

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) pada awal tahun 2020 meningkat. Tercatat Januari 2020, NTP sebesar 104,27, meningkat 0,84…

Ilustrasi Makanan Sehat, Buah dan Sayur-sayuran (Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

Sabtu, 22 Februari 2020 - 13:29 WIB

Pemuda Harus Manfaatkan Pertanian di Era Modern

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memberikan kuliah umum bertema pertanian maju, mandiri, dan modern di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), Medan, Sumatera Utara, Jumat…

Bank DKI dan BPD se Indonesia melaksanakan seminar peningkatan program pembangunan daerah

Sabtu, 22 Februari 2020 - 13:14 WIB

Tanpa Teknologi, Subsidi Pangan dan Pendidikan Tak Tepat Sasaran

Bank DKI bertransformasi teknologi sejak 2007 silam. Bertujuan mendigitalisasi perbankan agar memudahkan transaksi secara cashless di masyarakat. Tentunya tingkat sangat membantu program pemerintah…

Industri Kerajinan Nasional Masuki Pasar Jerman

Sabtu, 22 Februari 2020 - 13:00 WIB

Industri Kerajinan Nasional Masuki Pasar Jerman

Program Kemitraan PT DAHANA (Persero) membuahkan hasil manis. Salah satu UMKM Mitra Binaan yang bergerak di bidang handycraft berhasil mengekspor kerajinannya ke Jerman. Acara pelepasan ekspor…