INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 telah mendorong negara-negara di dunia untuk melakukan transformasi di berbagai sektor. Salah satu yang mengemuka adalah sektor digital. 

Advertisement

Indonesia sendiri, menurutnya telah memiliki tingkat pemanfaatan teknologi digital yang cukup tinggi. Dimana Indonesia berhasil mencetak hampir separuh dari total transaksi ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.

"41,9% total transaksi ekonomi digital di Kawasan Asia Tenggara selama tahun 2020 berasal dari Indonesia. Total transaksi ekonomi digital Indonesia juga telah mencapai US$ 44 miliar dan mayoritas disumbang oleh e-commerce," ungkap Airlangga dalam keterangannya yang diterima redaksi INDUSTRY.co.id pada Kamis (14/10/2021).

Advertisement

Situasi ini, sebut Airlangga merupakan kesempatan yang sangat baik yang harus dioptimalkan, khususnya dalam akselerasi transformasi digital di sektor keuangan.

Dengan potensi sedemikian besar, Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan yang harus diatasi bersama. 

Advertisement

"Antara lain memastikan ekosistem ekonomi digital terwujud secara kondusif," ujarnya.

Hal tersebut, lanjut Airlangga membutuhkan terobosan, kesungguhan dan koordinasi dari seluruh pihak terkait. 

Advertisement

Pemerintah sendiri berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur digital ini, khususnya dengan menciptakan regulasi yang mampu menyediakan ekosistem ekonomi digital tersebut.

"Serta tentunya melakukan upaya pengembangan sumber daya manusia," ucapnya.

"Hal ini demi memastikan agar anak bangsa dapat betul-betul menikmati serta menjadi pemain utama dari transformasi dan bangkitnya ekonomi digital tak hanya di Indonesia, namun juga dunia," pungkas Airlangga.