INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT MNC Sekuritas meluncurkan sistem perdagangan saham berbasis syariah, yakni MNC Trade Syariah dalam rangka memperluas pangsa pasar di dalam negeri.

Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina di Jakarta, Senin (29/5/2017) mengatakan bahwa sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi pasar yang menjanjikan mengingat Indonesia memiliki jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, maka itu pasar syariah harus digarap secara serius.

"Dalam jangka panjang, Indonesia yang memiliki jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia pasti membutuhkan industri ekonomi syariah," katanya dalam peluncuran platform MNC Trade Syariah.

Menurut dia, perkembangan industri jasa keuangan kini tidak hanya terpusat pada dunia perbankan, tetapi juga mulai merambah pada industri non-bank. Salah satunya pada industri pasar modal.

"Menyadari hal itu, MNC Sekuritas menjalankan strategi khusus untuk meningkatkan jumlah nasabah dan pangsa pasar di Tanah Air. Selain memperbanyak jumlah cabang, MNC Sekuritas terus berinovasi untuk menghadirkan terobosan produk dan layanan yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, MNC Sekuritas juga melakukan penyerahan simbolis infaq kepada Chairman Yayasan Difabel Mandiri Indonesia (YDMI) Subandi Bonmat. Sebesar 50 persen fee transaksi dari MNC Trade Syariah selama bulan Ramadan 2017 akan diberikan kepada yayasan sosial bagi komunitas penyandang difabel yang didirikan sejak tahun 2013.

Susy Meilina mengatakan bahwa pihaknya berharap peluncuran MNC Trade Syariah itu dapat menggenjot kinerja perusahaan pada tahun ini. Per April 2017, MNC Sekuritas mencatatkan pertumbuhan pangsa pasar sebesar 11,9 persen secara Year on Year (YoY) dari 2,2 persen menjadi 2,4 persen.

Sementara itu, nilai transaksi tumbuh sebesar 44,4 persen secara YoY dari Rp20,5 triliun menjadi Rp29,6 triliun. Peringkat "based on value" juga naik dari peringkat 16 menjadi peringkat 13 secara YoY. Jumlah nasabah tumbuh 18 persen YoY, dari kurang lebih 18.800 nasabah menjadi lebih dari 22.000 nasabah.

"Dengan kinerja itu, MNC Sekuritas bertahan dalam peringkat tiga besar perusahaan sekuritas swasta lokal yang tercatat di Bursa Efek Indonesia 'based on value' per April 2017," papar Susy Meilina.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida mengatakan bahwa saat ini terdapat 351 emiten yang masuk dalam Daftar Efek Syariah (DES). Kinerja DES itu tumbuh lebih baik dibandingkan indeks harga saham gabungan (IHSG).

"Investasi di syariah menguntungkan. Year to date tumbuh 7,34 persen dibandingkan IHSG yang tumbuh 7,38 persen," katanya.

Ia mengharapkan diluncurkannya MNC Trade Syariah dapat menjadi sarana untuk menjaring lebih banyak investor di bursa saham. Selain itu juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dalam berinvestasi.