Kabar Gembira! BSI Perkuat QRIS Berbasis Masjid

Oleh : Wiyanto | Rabu, 29 September 2021 - 16:36 WIB

Seseorang bertransaksi menggunakan QRIS dok kompas
Seseorang bertransaksi menggunakan QRIS dok kompas

INDUSTRY.co.id-Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) bersinergi mengoptimalkan peran masjid untuk penguatan ekonomi masyarakat. Sebagai langkah awal, BSI dan DMI akan mengimplementasikan layanan QRIS untuk memudahkan masyarakat melakukan transaksi Zakat, infak, shadaqah dan aktivitas keuangan lainnya untuk masjid.

Penandatanganan kesepahaman optimalisasi masjid tersebut dilakukan oleh Direktur Information Technology BSI Achmad Syafii dan Sekretaris Jenderal DMI Imam Addaruqutni, disaksikan Ketua Umum DMI H. Jusuf Kalla, Direktur Utama BSI Hery Gunardi, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasarudin Umar, dan Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan DMI Sofyan Djalil. Penandatangan dilakukan di Kantor Pusat Bank Syariah Indonesia, Gedung The Tower Jakarta, Rabu (29/9).

Dalam sambutannya, Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengatakan saat ini masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan juga sebagai pusat peradaban bagi umat Islam. Karena masjid dapat berfungsi sebagai upaya pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi umat, seperti penyelenggara Baitul Maal, unit pelayanan zakat, infaq dan shodaqah. Oleh karena itu, masjid menyimpan potensi yang sangat besar dalam meningkatkan kesejahteraan umat sekaligus menjadi pilar penting terwujudnya cita-cita Pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia.

Hery juga menyebut era digital yang cepat dan dinamis harus juga direspon oleh industri perbankan syariah e-commerce, fintech, koperasi syariah maupun masjid perlu mengambil peran ini sehingga potensi ekonomi kerakyatan salah satunya potensi ZISWAF yang mencapai Rp500 triliun dapat dikelola dengan baik, transparan, digital.

Melalui kerjasama ini, BSI berkomitmen untuk menyediakan layanan untuk masjid-masjid di bawah naungan DMI berupa Layanan QRIS (Quick Response Indonesia Standard) untuk mempermudah penerimaan Kas dan ZISWAF dari jamaah secara cashless, sekaligus menyukseskan tercapainya target 12 juta merchant QRIS yang dicanangkan oleh Bank Indonesia di tahun ini, Rekening pengelolaan dana masjid lengkap dengan layanan net banking dan jasa perbankan syariah lainnya, serta Aplikasi Digital Masjid yang dapat menghadirkan keterbukaan informasi keuangan, informasi ibadah maupun kajian masjid yang dapat diakses baik oleh pengurus maupun jamaah masjid secara realtime kapanpun dan di manapun.

“Kedepannya, kami berharap dapat bersinergi dengan Dewan Masjid Indonesia dibawah dukungan Kementerian Agama dalam mengoptimalkan pengelolaan dana masjid, sehingga semangat untuk memakmurkan dan dimakmurkan oleh masjid dapat tercapai,” lanjutnya.

Sementara Ketua Umum DMI Jusuf Kalla dalam sambutannya menjelaskan bahwa ekonomi syariah memiliki potensi yang sangat besar di Indonesia. JK menyebut pembiayaan mudharabah yang menjadi salah satu produk unggulan perbankan syariah sebenarnya tidak berbeda jauh dengan modal ventura yang sedang menjadi trend pembiayaan saat ini, namun dengan sistem bagi hasil. Untuk itu, JK menyambut dengan positif kerja sama yang dilakukan antara DMI dan BSI agar bisa menjadi salah satu jalan memakmurkan masjid.

“Yang kita lakukan hari ini bersama-sama semoga mempunyai manfaat, karena masjid memiliki potensi untuk menjadi costumer. Semakin makmur jamaah, akan makin makmur masjidnya. Kerjasama ini penting untuk mendorong jamaah mengamalkan kebaikannya. Jadi sistem syariah ini luar biasa kalau dijalankan dengan sistem yang baik. Kita mengapresiasi BSI yang bisa berkembang,” ucap Jusuf Kalla.

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin menyebut kerja sama yang dilakukan oleh BSI dan DMI bisa memaksimalkan potensi besar dari masjid yang ada di Indonesia, yang jumlahnya hampir mencapai 800.000 masjid. Karena itu, Kamaruddin menyebut masjid saat ini tidak lagi menjadi pusat pengembangan agama saja tetapi harus bisa menjadi pusat pengembangan ekonomi untuk umat. Hal senada juga disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng, yang mengatakan upaya BSI membawa produk digitalnya ke masjid akan mempercepat pemberdayaan umat.

“BI menyambut positif apa yang dilakukan BSI dan DMI hari ini, karena masjid adalah tempat yang strategis untuk pemberdayaan umat. Dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi, digitalisasi dan inovasi adalah kuncinya. Ada 3 manfaat inovasi dan digitalisasi, yaitu meningkatkan produktivitas, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan partisipasi dalam segala aktivitas,” tutup Sugeng.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Melalui PT Rahyang Moolah Internasional, Rahyang Coffee dari Jawa Barat Mendunia

Sabtu, 25 Juni 2022 - 10:01 WIB

Melalui PT Rahyang Moolah Internasional, Rahyang Coffee dari Jawa Barat Mendunia

Kopi merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia. Berdasarkan data Biro Pusat Statistik (BPS), produk kopi Indonesia pada tahun 2021 mencapai lebih dari 774 ribu ton. Hal itu menjadikan…

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putri Putri TNI Polri (FKPPI)/Kepala Badan Negara FKPPI Bambang Soesatyo

Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:59 WIB

Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda

SIMPANAN dana pemerintah daerah (Pemda) di bank yang mencapai Rp 200,75 triliun itu untuk apa dan mau diendapkan sampai kapan? Pertanyaan ini layak dikedepankan, karena pembangunan nasional…

Ilustrasi Bandara

Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:45 WIB

Bandara Internasional Batam Resmi Kelola Bandara Hang Nadim Batam

Jakarta-Pada hari Jum’at, 24 Juni 2022 telah dilaksanakan penandatanganan serah terima pengoperasian Bandara Internasional Hang Nadim dari Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan…

Meriahkan HUT Jakarta ke 495, Jakkon Gelar Acara Bertajuk Merawat Budaya Lokal

Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:38 WIB

Meriahkan HUT Jakarta ke 495, Jakkon Gelar Acara Bertajuk Merawat Budaya Lokal

Jakarta - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Jakarta ke-495, PT. Jakarta Konsultindo menggelar berbagai acara antara lain dengan cara syukuran, doa Bersama, tumpeng mini dan nasi kucing,…

Bertempat di Kawasan Ciracas, Jakarta Timur, perusahaan manufaktur bakery dan pastry di Indonesia, Prima Food Solutions (PFS), pada Jumat (24/06/2022), menjalin kerja sama dengan MGM Bosco Logistics. Penandatanganan dilakukan oleh CCO PFS Robin Stanley dan MGM Bosco Director, Roshan Dylan

Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:18 WIB

Gandeng MGM Bosco Logistics, Prima Food Solutions Jamin Produk Fresh Sampai ke Konsumen

Jakarta-Untuk memberi jaminan kesegaran produknya segar sampai ke konsumen, perusahaan manufaktur bakery dan pastry di Indonesia, Prima Food Solutions, pada Jumat (24/06/2022), menjalin kerja…