INDUSTRY.co.id - Menteri Keuangan (Kemenkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa kinerja instansinya tetap optimal, Meskipun dalam kondisi pandemi.
Pernyataan tersebut disampaikannya di Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dalam pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kementerian Keuangan dalam RAPBN 2022 beberapa waktu lalu.
"Dalam hal akuntabilitas, LK BA BUN memperoleh opini WTP dari BPK selama 5 tahun dan LK BA 015 Kemenkeu sudah 10 tahun memperoleh opini WTP," kata Sri mulyani seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Sabtu (4/9).
Tak hanya itu, bahkan menurut Menkeu, di tahun 2020 kinerja Kemenkeu juga banyak diapresiasi, dan itu dibuktikan dengan diperolehnya berbagai penghargaan di tingkat nasional hingga internasional.
"Seperti penghargaan Best Green Sukuk dan Medali Emas Top Ranking Performer Awards (TRPA) 2020," ucap Menkeu.
Selain itu, Sri Mulyani juga menegaskan bahwa pihaknya akan menerapkan Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) ditahun depan.
Menurutnya, penerapan model RSPP ini akan menghubungkan penganggaran dengan target kinerja.
Sistem ini diyakini akan mampu mengintegrasikan balance scorecard dengan kinerja utama dan rencana kerja.
"Perubahan ini dilakukan karena Kemenkeu harus menjadi organisasi yang agile, baik dalam mengelola keuangan negara maupun mengelola seluruh sumber dayanya," pungkas Menkeu.