Jika Covid Berlalu, Inilah Hal Pertama yang Dilakukan Hotel Fitra International

Oleh : Abraham Sihombing | Kamis, 02 September 2021 - 14:53 WIB

Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris PT Hotel Fitra International Tbk berbincang-bincang sejenak usai acara paparan publik di Majalengka, Senin (30/08/2021). (Foto: Humas perseroan)
Para anggota Direksi dan Dewan Komisaris PT Hotel Fitra International Tbk berbincang-bincang sejenak usai acara paparan publik di Majalengka, Senin (30/08/2021). (Foto: Humas perseroan)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sepanjang pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia selama lebih dari 1,5 tahun terakhir ini, bisnis sektor pariwisata dan transportasi yang paling parah terpukul. Itu termasuk sektor perhotelan yang menyediakan akomodasi dan konsumsi untuk mendukung sektor pariwisata.

Jika kita berandai-andai, sektor apa yang paling pertama mengalami pemulihan bisnis jika pandemi tersebut berlalu? Banyak yang berpendapat sektor yang paling pertama mengalami pemulihan bisnis pasca pandemi ini adalah sektor pariwisata.

Alasannya, sudah lama sekali masyarakat pada umumnya tidak dapat berpergian secara bebas sehingga mereka menyelenggarakan kegiatannya hanya di rumah saja, mengandalkan sektor online untuk membantu menyelesaikan pekerjaan mereka, menyediakan makanan dan minuman mereka, bahkan menyediakan berbagai barang kebutuhan mereka selama pandemi.

Kendati ditemani berbagai gadget canggih untuk berkomunikasi dengan teman maupun relasi bisnis ataupun menyelesaikan berbagai tugas pekerjaan, berkegiatan di rumah merupakan suatu hal yang membosankan. Ketika awal pandemi melanda Indonesia, bekerja dari rumah (Working From Home/WFH) merupakan hal yang sangat disambut masyarakat.

Namun lama kelamaan, kegiatan WFH itu menjadi sesuatu yang membosankan bagi mereka. Karena itu, pembebasan kegiatan yang diizinkan pemerintah pasca Covid nantinya akan mendorong masyarakat untuk berbondong-bondong berdarmawisata untuk menghilangkan kepenatan karena sudah lama terkungkung di dalam rumah mereka.

Bersamaan dengan itu, ketika nanti pemerintah sudah mengizinkan masyarakat untuk kembali berkegiatan di era New Normal, maka sektor pariwisata diperkirakan bakal menjadi sektor pertama yang mengalami pertumbuhan bisnis yang dahsyat. Oleh karena itu, berbagai komponen yang menopang sektor pariwisata, seperti sektor transportasi dan sektor perhotelan, juga akan terkena dampak positif dari kondisi tersebut.

Salah satu perusahaan pengelola perhotelan yang akan terkena dampak positif tersebut nantinya adalah PT Hotel Fitra International Tbk (FITT). Hotel yang terletak di Malajengka, Jawa Barat, tersebut berlokasi dekat dengan Bandara Internasional Kertajati.

Menurut Joni Rizal, Direktur Utama FITT, hal yang akan dilakukan pertama kali oleh manajemen perseroan, jika pemerintah telah memberikan izin pengoperasian hotel 100% adalah mengoptimalkan kinerja marketing dengan melakukan berbagai promo dan  membuka peluang kerja sama penggunaan kamar hotel long stay dan convention hall, baik kepada instansi pemerintah maupun swasta.

“Kami pernah bekerja sama dalam hal pemakaian kamar long stay dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesia, Lion Air, dan Citylink untuk penginapan crew mereka, apabila mendarat di Bandara Kertajati. Kami juga pernah melakukan kerja sama serupa dengan PT Shoetown (pabrik sepatu Nike) untuk tempat menginap para tenaga kerja asing mereka,” papar Joni secara tertulis seperti yang dikutip industry.co.id, Kamis (02/09/2021).

Joni mengemukakan, manajemen perseroan sebelumnya juga pernah bekerja sama long stay dengan salah satu perusahaan rokok, yaitu untuk tempat penginapan para karyawannya yang melakukan canvasing atau pendistribusian rokok mereka ke agen-agen di sekitar Majalengka.

“Untuk pengembangan bisnis convention hall, kami akan membuka kerjasama kembali dengan Event Organizer (EO), Wedding Organizer (WO), Government,Travel Wisata dan Travel Umroh untuk pelaksanaan manasik Umroh dan Naik Haji,” imbuh Joni.

Joni menuturkan, alasan dan tujuan melaksanakan strategi ini adalah agar perseroan dapat kembali merangkul para pelanggan sehingga tidak berpindah ke tempat lain. Di samping itu, upaya tersebut juga diharapkan dapat memperoleh pelanggan baru, mumpung hotel-hotel lain belum siap membuka kembali aktivitasnya.

Tentu saja, demikian Joni, tujuan akhir dari kegiatan tersebut adalah menopang kegiatan usaha serta kinerja keuangan perseroan yang kini masih merugi karena selama hampir dua tahun ini mengalami musibah pandemi Covid-19 yang mengakibatkan pembatasan operasional hotel dan kegiatan masyarakat.

“Ke depan, jika kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan pandemi juga terkendali secara aman, maka kinerja usaha dan kinerja keuangan perseroan diperkirakan sudah dapat meraih keuntungan, sehingga perseroan nantinya juga dapat membagikan deviden bagi para pemegang saham,” pungkas Joni. (Abraham Sihombing)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Webinar Kadin Indonesia

Senin, 25 Oktober 2021 - 11:33 WIB

Kadin Harapkan Pengusaha Nasional Lebih Tanggap Terhadap Resiko Bencana 

Tingkat ancaman bencana alam di Indonesia yang cukup tinggi turut berdampak pada iklim kegiatan usaha. Para pelaku usaha diharapkan mampu beradaptasi dan cepat tanggap terhadap risiko bencana…

Team Arawinda Agency

Senin, 25 Oktober 2021 - 11:30 WIB

Rahasia Arawinda Agency Tetap Eksis Melawan Pandemi

Arawinda Agency fokus pada penyediaan jasa pembuatan campaign concept and strategy, creative designs, social media / digital activities and offline maupun virtual events dan berbagai kegiatan…

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna (tengah) didampingi Direktur Eksekutif Laznas BSMU, Sukoriyanto Saputro (kanan) ketika melakukan penyerahan secara simbolis bantuan pembangunan Gedung Sekolah & Perpustakaan Yayasan Investa Cendekia Amanah Depok kepada Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Muhammad Cholil Nafis (kiri)

Senin, 25 Oktober 2021 - 11:22 WIB

BSI dan Laznas BSMU Bersinergi, Tingkatkan SDM Pesantren untuk Pacu Ekosistem Halal

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama Lembaga Amil Zakat Nasional Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) bersinergi membangun ekosistem halal melalui pesantren sebagai salah satu pusat…

Presiden Jokowi resmikan Proyek Pabrik Biodiesel

Senin, 25 Oktober 2021 - 11:22 WIB

Dahsyat! Pabrik Biodiesel Senilai Rp619 Miliar di Kalsel yang Diresmikan Jokowi Mampu Produksi 60 Ton Per Jam

Proyek EPCC 1500 TPD Pembangunan Pabrik Biodiesel yang dikerjakan oleh entitas anak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., yakni PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi (WRK) di Kabupaten Tanah Bumbu,…

Presiden Jokowi

Senin, 25 Oktober 2021 - 10:53 WIB

Sah! Jokowi Lantik 17 Dubes Baru RI, Ada Nama Mantan Bos Kadin Hingga Jubir Presiden

Presiden Joko Widodo atau Jokowi secara resmi melantik 17 duta besar baru RI untuk 34 negara sahabat di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/10/2021).