INDUSTRY.co.id - Surabaya, Menyambut musim mudik 2017, ruas jalan tol Surabaya-Ngawi dipastikan sudah dapat dilalui pemudik untuk arus mudik dan arus balik 2017. Namun, jalur tersebut hanya diperuntukan khusus kendaraan roda empat berukuran kecil saja.
Kadis PU Bina Marga Provinsi Jatim Gatot Sulistyo Hadi mengatakan, nantinya untuk masa angkutan lebaran hanya boleh dilalui roda empat khusus kendaaran kecil, sedangkan kendaraan besar sekelas truk masih dilarang.
"Kami masih mengecek kesiapan di lapangan seperti apa kondisinya. Kami optimistis tol bisa dioperasionalkan sementara. Seperti Tambelang-Bandar Kedungmulyan fungsional. Kemudian, pertigaan Mengkreng ke Jembatan Kertosono belum selesai. Pada 15 Juni (H-10 lebaran) akan dioperasionalkan satu jalur untuk arus mudik. Pada 12 Juni dilakukan pengecekan terakhir," ujar Gatot saat meninjau persiapan ruas jalan Tol Surabaya-Ngawi, Jumat (26/5/2017).
Ia menuturkan, nantinya untuk tol Sumo (Surabaya-Mojokerto) akan melayani arus mudik lebaran dari Surabaya yang masuk dari gerbang tol Waru dan keluar di gerbang tol Bandar Kedungmulyo, Jombang.
Sedangkan, kendaraan yang masuk dari arah barat menuju Surabaya untuk arus balik, bisa masuk lewat Jembatan Brantas dari Jembatan Kertosono.
Sementara, Kadishub Provinsi Jatim Wahid Wahyudi mengatakan, ruas-ruas jalan tol tertentu untuk Surabaya-Ngawi akan difungsikan atau dioperasikan sementara mulai jam 6 pagi hingga jam 5 sore. Nantinya, pengguna jalan tol masih digratiskan atau belum dikenakan tarif.
"Untuk jalan akses pedesaan menuju ke tol akan dijaga oleh kepolisian dan petugas Dishub. Jasa Raharja akan back up jika ada kecelakaan meskipun dioperasikan sementara. Beroperasi sementara sejak H-10 atau 15 Juni sampai 26 Juni dari arah Surabaya ke arah barat untuk arus mudik satu jalur," tuturnya.
Sedangkan, untuk arus balik dioperasionalkan pada H+1 lebaran atau 27 Juni hingga 3 Juli 2017. "Jadi, hanya perubahan fungsi saja yang awalnya satu jalur untuk arus mudik jadi arus balik," pungkasnya.