INDUSTRY.co.id - Teror bom yang terjadi di Indonesia disebut atas kendali pimpinan ISIS dari Suriah. Termasuk, ledakan bom yang baru terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5).

Advertisement

Demikian disampaikan Pengamat Intelijen Wawan Purwanto, kepada Topik.id, Jakarta, Jumat (26/5). Menurutnya, bom Kampung Melayu rangkain teror yang terjadi di Inggris dan Fliphina.

"Ini kan bersama dengan serangan teror di beberapa negara (Inggris dan Filiphina) dengan perintah pimpinan ISIS di Suriah," kata Wawan.

Advertisement

Kata Wawan, belakangan sejumlah warga negara Indonesia menjadi simpatisan ISIS. Dimana, warga Indonesia banyak terpengaruh dengan ajakan yang beredar melalui media sosial.

"Sehingga kita memang sudah menyadari itu sudah menjadi ancaman. Karena kita ini banyak simpatisan dan ajak-ajakan melalui media sosial, ini memicu banyaknya warga kita yang ikut dan terpengaruh ISIS," terangnya.

Advertisement

Sebetulnya, kata Wawan, jaringan tersebut telah terdeteksi oleh intelijen, namun terkendala dengan alat bukti yang kuat untuk melakukan tindakan secara represif.

"Jaringan ini sebetulnya sudah tercek, hanya persoalannya terkendala bukti permulaan yang cukup. Kalau diapa-apain nanti dibilang pelanggaran HAM, kondisi ini yang membuat kita semua menjadi gamang," tegasnya.

Advertisement