INDUSTRY.co.id - Siapa di sini yang suka es krim? Yap, bagi penggemar dessert yang disukai oleh kalangan muda hingga tua ini bisa berkunjung ke Museum of Ice Cream di Singapura.

Advertisement

Kini, Singapura menjadi outlet internasional pertama, sebelumnya Museum of Ice Cream ini terdapat di New York, Amerika Serikat.

Pirakash T, kepala Asia Pasifik di Museum of Ice Cream Singapura, mengatakan bahwa museum ini menjadi nilai tambah yang besar melihat orang-orang bahagia.

Advertisement

"Ini juga membantu sisi kreatif otak, membantu melupakan berbagai hal. Jadi saya pasti berpikir bahwa itu bermanfaat, memungkinkan, museum ini menjadi tempat untuk beristirahat dari hal-hal yang terjadi di luar," katanya seperti dilansir dari laman Indianexpress.

Karena dibuka pada saat pandemi, museum seluas 5.574 meter persegi ini menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Pengunjung harus melakukan pemeriksaan wajib dan menunjukkan sertifikat vaksinasi atau tes negatif Covid-19.  Pengunjung yang sudah mendapatkan vaksinasi bisa datang dalam grup dengan maksimal lima orang. Termasuk juga anak-anak usia 12 tahun ke bawah yang belum divaksin.

Advertisement

"Kami ingin memberikan rasa aman, semuanya mengenakan masker di sini. Kecuali ketika makan, dan tingkat vaksinasi sangat tinggi di sini. Kami merasa seperti itu adalah situasi yang tidak berisiko, jadi kami senang berada di sini," kata pelatih pribadi Amanda Lim. 

Di dalam Museum of Ice Cream pengunjung dapat menemukan kafe, bar, toko retail dan 14 instalasi menarik nan unik dan seru. 
Di antaranya adalah Marble Run, California Dreamin, Scream’s Diner dan Sprinkle Pool. 

Advertisement

Tentu saja, pengunjung pun bisa menikmati berbagai rasa es krim di sini. Bahkan, mereka diminta untuk memesan terlebih dahulu untuk mencegah kerumunan.

Pengunjung bisa mencicipi es krim dengan berbagai rasa seperti Lychee Bandung Pulut Hitam, Lemon Bliss Balls, Apple Pie Soft Serve dan Taro Milk Tea.