INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT. VADS Indonesia menggelar Government Webinar 2021 dengan tema “Optimalisasi Pelayanan Publik Era Digital yang Progresif dan Partisipatif di Tatanan Normal Baru”.
Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan PT. VADS Indonesia yang bertujuan untuk saling berbagi pengetahuan dan strategi bagaimana meningkatkan pelayanan publik di masing-masing unit atau lembaga pada era tatanan normal baru, khususnya di pemerintahan.
Pada kesempatan ini, PT VADS juga memperkenalkan solusi-solusi baru untuk meningkatkan pelayanan publik selama pandemi seperti solusi Business Continuity Plan (BCP), Work From Home (WFH), Cloud Analytics, serta solusi keamanan data transaksi Blockchain Security Authentication.
Solusi-solusi ini diharapkan dapat mempermudah layanan untuk pelanggan dan publik yang membutuhkan informasi dengan respons yang cepat dan tepat terutama selama pandemi ini serta menjamin keamanan data milik pelanggan.
Menghadirkan Ary Budi Sulistyo, Koordinator Tata Kelola Pita Lebar Direktorat Pengembangan Pita Lebar Ditjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, DR. Sarpono, Direktur Pengembangan Metodologi Sensus dan Survey Badan Pusat Statistik, Hilman Sandhi, CRA Division Head of PT PAM Lyonnaise Jaya, Thaib bin Mustafa, Direktur FNV-M (SEA), dan juga Helmy Mohammad Noor, Data Scientist Management Consultant TM ONE.
"PT VADS Indonesia turut ikut mendukung program pemerintah dalam memenuhi protokol kesehatan dan tetap produktif dengan memberikan solusi-solusi baru seperti Work From Home, Cloud Analytics, dan Blockchain Secure Authentication yang merupakan teknologi terbaru dimana menggunakan teknologi block chain untuk distributed security random check, passwordless, dan encrypted data sehingga user tidak perlu mengingat login password," kata Deddy Hermansyah, Chief Marketing Office PT VADS Indonesia yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (30/7/2021).
"Disatu sisi, teknologi BSA ini pun memberikan efisiensi karena dapat menghilangkan biaya OTP SMS. Kami memberikan solusi bisnis yang fleksibel dan ter-update untuk meningkatkan bisnis dan membantu perusahaan bertransformasi ke era digital, seperti salah satu contoh perusahaan PT PAM Lyonnaise Jaya yang merupakan salah satu klien PT VADS Indoneisa yang didukung oleh VADS untuk transformasi digital menggunakan solusi omnichannel dan WFH di era pandemi untuk terus tetap produktif dan menjaga layanan tetap tersedia," imbuhnya.
Deddy mengungkapkan, PT VADS Indonesia telah melakukan program vaksinasi ke semua para pegawainya yang berjumlah sekitar 6600 karyawan. Saat ini PT VADS Indonesia melayani lebih dari 60 perusahaan baik dari sisi pemerintahan, telekomunikasi, e-commerce, kesehatan, manufaktur, fintech, bank, asuransi, dan masih banyak lagi baik perusahaan lokal yang ada di indonesia maupun perusahaan yang ada di luar negeri.
Peserta yang hadir dalam webinar ini terdiri dari berbagai lembaga pemerintahan seperti Bank DKI, Transjakarta, Kemenhub, Kementerian Keuangan, KLIP DJP, Kemendagri, Bank Sleman, Kemendikbud, OJK, Kementerian PUPR, Kementerian ESDM, dan masih banyak lagi.
Webinar ini diharapkan menambah wawasan para peserta dalam menjalankan layanan publik yang tetap optimal walaupun di kondisi tatanan normal baru seperti saat ini dan juga lebih mengenal solusi-solusi yang PT VADS Indonesia dapat berikan dalam meningkatkan layanan publik era digital terutama di masa pandemi.