INDUSTRY.co.id - Jaksa Agung HM Prasetyo diminta untuk dicopot. Sebab, politikus Partai NasDem itu lebih cenderung politis dalam menangangi perkara kasus hukum.

Advertisement

Permintaan itu disampaikan Direktur Riset Setara Institute, Ismail Hasani, di kantornya, Jakarta, Senin (12/12). Selain tidak memiliki prestasi, Prasetyo dianggap tidak profesional dalam menangani kasus.

"Saya tidak ingin menduga-duga, tapi memang dia tidak ada prestasinya. Penanganan kasus besar cenderung dipolitisisasi," kata Ismail.

Advertisement

Untuk itu, Setara mendesak Presiden Jokowi segera mencopot Prasetyo sebagai orang nomor satu di Kejaksaan Agung (Kejagung) itu. "Kita dari dulu minta Prasetyo diganti, dia lebih menyerupai politisi dibanding jaksa profesional," tegasnya.

Sebelumnya, Peneliti Setara Institute Bidang HAM, Ahmad Fanani Rosyidi mengatakan, Jaksa Agung M Prasetyo dan Menko Polhukam Wiranto dinilai sebagai penghambat penuntasan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) masa lalu.

Advertisement

Menurutnya, berdasarkan hasil survei yang dirilis, Wiranto dan Prasetyo dianggap sebagai penghambat penuntasan kasus HAM masa lalu.

"Dua pejabat penentu pengungkapan kasus pelanggaran HAM masa lalu itu dipersepsikan menjadi penghalang penuntasan 11 kasus pelanggaran HAM berat masa lalu," tegas Rosyidi.

Advertisement