INDUSTRY.co.id - Bandung– PT Alkindo Naratama Tbk (“ALDO”), emiten yang bergerak pada bisnis kertas dan bahan kimia yang terintegrasi, optimis bahwa target penjualan tahun 2021 bisa tercapai. Optimisme ini berdasarkan dengan capaian kinerja Kuartal I-2021, di mana penjualan ALDO sudah meningkat 5,4% dibanding posisi Desember 2020 dan 9,4% dibanding Kuartal I-2020.

Advertisement

Direktur Utama ALDO, H. Sutanto mengungkapkan, “Target pertumbuhan penjualan yang dicanangkan di awal tahun sebesar 30% masih on track bila melihat capaian kinerja Kuartal I-2021. Selain itu, kebijakan Pemberlakuan Pembatasa Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlaku memang berdampak seperti pembatasan pekerja serta pengiriman yang terhambat karena penutupan jalan. Namun, order yang sudah masuk telah mencapai target sehingga kami menunggu masa PPKM dapat selesai dan berharap akan kembali normal.”

Seiring dengan tren dari bisnis pengiriman packaging) e-commerce dan kemasan untuk industri fast-moving consumer goods (FMCG) dan food and beverages (F&B), permintaan penjualan produk ALDO turut meningkat. “Kebiasaan baru untuk belanja online dan food delivery yang berlaku pada masyarakat ini membuat penjualan di segmen kertas dan kertas konversi ikut tumbuh signifikan,” lanjutnya.

Advertisement

Bantuan divan honeycomb paper diserahkan secara langsung pada tanggal 9 Juli 2021 lalu oleh perwakilan HRD ALDO, Dermawan Purba, dan diterima oleh perwakilan Tim Donasi RSHS Bandung yaitu Siti Mahmudah dan dr. Dewi Ayu.

Produk honeycomb paper yang diproduksi oleh ALDO merupakan kertas yang dibentuk seperti sarang lebah yang dapat digunakan sebagai furnitur, salah satunya dapat dijadikan sebagai divan. Bahan baku kertas yang digunakan untuk produk honeycomb paper merupakan kertas bekas daur ulang yang dikumpulkan dan diproduksi oleh salah satu anak usaha ALDO.

Advertisement

“Semoga dengan saluran bantuan kami dapat membantu penanganan Covid-19 di kondisi pandemi Covid-19 cepat pulih seiring dengan sudah adanya vaksin agar perekonomian dapat segera membaik danturut berdampak positif kepada bisnis kami,” tutup Sutanto.

Advertisement