INDUSTRY.co.id - Jakarta- Tokoh nasional Rizal Ramli menyampaikan belasungkawa dan dukacita yang mendalam atas wafatnya putri Proklamator Republik Indonesia, Soekarno, yakni, Rachmawati Soekarnoputri.
Kesedihan Rizal Ramli bukan tanpa alasan. Sebab, sosok pendiri Universitas Bung Karno itu sangat dekat dengan Rizal Ramli bagaikan kakak beradik.
Bahkan, ketika Rachmawati ditangkap aparat kepolisian di era Jokowi pada 2016 karena dituding melakukan makar, Rizal Ramli lah yang melobi Luhut B. Panjaitan (LBP) dan Jokowi, sehingga Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Bung Karno itu tidak sempat dijebloskan dalam penjara.
Rachmawati bagi banyak kalangan, tidak hanya dianggap sebagai anak biologis, namun juga murid idologisnya Bung Karno. Begitupun dengan Rizal Ramli, juga dianggap sebagai murid ideologis Soekarno. Keduanya pun sangat dekat.
”Saya sangat dekat, kayak adik kakak, suka diskusi, bercanda dan bahkan ledek-ledekan. Mbak Rachma sosok yang kritis, berani dan tabah,” kata Rizal Ramli, Menko Ekuin Presiden Gus Dur itu, mengenang almarhumah.
Fakta bahwa perempuan kelahiran Jakarta, 27 September 1950 itu adalah salah satu anak Bung Karno yang konsisten mewariskan ideologi ayahnya adalah komitmennya yang teguh dalam mendirikan Yayasan Pendidikan Soekarno dan Universitas Bung Karno (UBK), bersama sejumlah tokoh nasionalis di era kepemimpinan Soeharto, di antaranya Yano Bolang (Alm), Simon Tiranda (Alm) dan Bagin (Alm), meski menghadapi berbagai tekanan berat.
Tujuannya, untuk mengimplementasikan ajaran Bung Karno yang masih sangat relevan dengan kondisi saat ini. Antara lain Trisakti Bung Karno yaitu, berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang kebudayaan.
Seiring berjalannya waktu, Rachmawati Soekarnoputri mendaulat Rizal Ramli sebagai Ketua Dewan Penyantun Universitas Bung Karno Periode 2011-2015. Keputusan Rachmawati kalau itu sudah tepat, mengingat sosok Rizal Ramli sangat nasionalis dan konsisten mengimplementasikan ajaran Bung Karno soal Trisakti.
Misalnya, Rizal Ramli pernah mengubah nama Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara saat dirinya menjabat Menko Maritim dan Sumber Daya. Tujuannya agar RRC tak lagi mengklaim wilayah Indonesia, sehingga Indonesia berdaulat sepenuhnya sebagaimana yang dicita-citakan Soekarno.
Sebagaimana diketahui, putri dari proklamator Republik Indonesia, Soekarno, yakni, Rachmawati Soekarnoputri tutup usia pada Sabtu (3/7/2021). Kabar duka ini disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto.
“Telah berpulang kepada Tuhan yang Mahakuasa, Ibu Hj Rachmawati Soekarnoputri. Tadi pagi pukul 06.20 WIB di RSPAD Gatot Soebroto,” ujar Bambang.
Bambang menyebut Rachmawati meninggal karena sakit.
“Setelah sakit beberapa lama,” katanya.