Dahsyat! Gelontorkan 10 Juta Dolar, Raksasa Industri Packaging Asal China (BSN) Resmi Dirikan Pabrik Pertamanya di Kawasan Industri Kendal

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 26 Juni 2021 - 19:37 WIB

Persemian Pabrik BSN di Kawasan Indusyri Kendal
Persemian Pabrik BSN di Kawasan Indusyri Kendal

INDUSTRY.co.id , Kendal, Perusahaan terkemuka asal China, Baoshen Science & Applied Technologies Co., Ltd (BSN) resmi mendirikan pabrik pertamanya di Indonesia, tepatnya di dalam Kawasan Industri Kendal (KIK), Jawa Tengah.

Untuk diketahui, perusahaan ini sejatinya memproduksi bahan packaging atau kemasan untuk produk garmen (sepatu, pakaian, tas), produk furnitur hingga kosmetik.

Sejak berdiri di tahun 1988, BSN semakin sukses menjadi industri “smart packaging” dengan membangun Pusat Teknologi desain dan produksi label berbasis RFID. 

Sejauh ini BSN telah memiliki beberapa pabrik di wilayah Asia, pabrik utamanya berlokasi di Guangzhou. 

Dua pabrik lainnya berada di Utara dan Selatan Vietnam. BSN juga memiliki kantor cabang di Amerika, Spanyol, Belanda dan Jerman. 

Adapun di Kawasan Industri Kendal, pabrik PT BSN Technologies Indonesia (BTI) ini akan menempati lahan seluas 3.2 Ha dengan nilai investasi mencapai 10 Miliyar USD.

“Bagi kami efisiensi sangatlah penting dalam proses pembangunan pabrik ini. Kami memiliki jadwal yang cukup padat sehingga kami berharap pembangunan pabrik ini dapat berjalan dengan lancar," ujar Miao Renxiao selaku Direktur PT BTI seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Sabtu (26/6/2021).

Selain itu, dalam kesempatan peresmian pabrik ini, Miao juga mengungkapkan alasan PT BTI memilih Indonesia dan KIK menjadi lokasi ekspansinya.

“Kami memilih KIK sebagai lokasi pabrik baru kami karena lokasinya yang strategis, upah minimum yang kompetitif, dan fasilitas yang ditawarkan oleh KIK sebagai Kawasan Ekonomi Khusus seperti pajak insentif," ungkapnya.

Tak hanya itu, Miao bahkan mengungkapkan bahwa pelayanan manajemen KIK telah menjadi daya tarik tersendiri bagi BSN untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

“Hal yang lebih penting adalah dukungan yang luar biasa dari KIK selaku developer kawasan industri," tutur Miao.

"Di KIK kami merasakan banyak kemudahan, komunikasi dan service jauh lebih baik dibanding Vietnam. Support KIK sungguh luar biasa untuk PMA yang baru set up di Indonesia," sambungnya.

Adapun pembangunan pabrik sendiri akan dimulai pada bulan Agustus 2021, dan diperkirakan dapat resmi beroperasi pada bulan Juni 2022. 

Nantinya jika sudah beroperasi penuh, PT BTI diharapkan menyerap kurang lebih 300 tenaga kerja.

Sementara itu, Stanley Ang selaku Presiden Direktur KIK mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran PT BTI di kawasan industri Kendal.

"Kami sangat senang dan bangga dengan bergabungnya PT BTI, perusahaan kemasan terkemuka di kawasan industri kami," ujar Stanley.

Menurutnya, hadirnya pabrik packaging PT BTI di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal ini dapat menjadi tren baru. Di mana industri pendukung kini mulai mengikuti jejak industri utama seperti garmen, furniture, aparel, sepatu, dan lainnya yang telah lebih dulu melakukan ekspansi ke KIK di Jawa Tengah. 

"Kami berharap dengan adanya BTI, kami dapat melengkapi ekosistem industri di KIK dan juga memajukan pertumbuhan ekonomi untuk Jawa Tengah," tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pakaian Tradisional Jepang, Yukata dan Kimono (Foto: saibumi.com)

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:00 WIB

Jepang Pertimbangkan Buka Kunjungan Wisatawan Pada Juni 2022

Pandemi dua tahun ini membuat Jepang menutup perbatasannya untuk wisatawan asing. Tetapi, baru-baru ini Jepang telah dibuka pada April untuk beberapa penduduk luar negeri misalnya, pelancong…

Juru bicara pemerintah untuk Presidensi G20 Indonesia Maudy Ayunda

Selasa, 17 Mei 2022 - 10:55 WIB

Jubir G20 Maudy Ayunda Ungkap Pentingnya Ekosistem Kendaraan Listrik

Penggunaan kendaraan listrik dan infrastruktur pengisian baterai bahkan mendai keseriusan pemerintah dalam menjalankan transisi energi berkelanjutan dan berkesibambungan.

Tambang Batubara (ist)

Selasa, 17 Mei 2022 - 10:44 WIB

Pasokan Batubara Dunia Melimpah, HBA Mei Turun Jadi USD275,64 per Ton

Harga Batubara Acuan (HBA) bulan Mei 2022 turun USD12,76 dari bulan sebelumnya ke angka USD275,64 per Ton. Penurunan HBA bulan Mei 2022 disebabkan oleh meningkatnya jumlah pasokan batubara dunia,…

Petani Sawit menyampaikan aspirasi

Selasa, 17 Mei 2022 - 10:11 WIB

Petani Sawit Minta Larangan Ekspor Minyak Goreng dan CPO Dicabut

Petani Sawit mengharapkan larangan minyak goreng dan CPO dicabut.

Ketua DPR Puan Maharani

Selasa, 17 Mei 2022 - 09:57 WIB

Mengecam Keras! Puan Maharani: Jerat Penculik yang Cabuli Anak dengan UU TPKS

Jakarta-Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani mengecam keras penculikan belasan anak di wilayah Jakarta dan Bogor yang disertai dengan kekerasan seksual.