Pendingin Udara dengan Sistem Water-Cooled untuk Sirkulasi Udara yang Sehat pada Bangunan Gedung

Oleh : Hariyanto | Senin, 21 Juni 2021 - 10:18 WIB

Ilustrasi Pendingin Udara dengan Sistem Water-Cooled pada gedung
Ilustrasi Pendingin Udara dengan Sistem Water-Cooled pada gedung

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Terjadinya penularan infeksi COVID-19 di tempat kerja diketahui terjadi lebih tinggi karena para pekerja menghabiskan waktu lama bersama rekan kerja dalam jarak yang cukup dekat. Untuk memastikan lingkungan tempat kerja yang sehat dengan operasi yang aman dan sehat diperlukan sirkulasi udara yang baik di dalam ruangan.

Sebuah laporan World Health Organization (WHO) mengkonfirmasi bahwa efektifitas sirkulasi dalam ruangan yang dikelola dengan baik dapat mengurangi risiko masalah kesehatan dalam ruangan dan mengurangi penyebaran virus.

"Teknologi Industri 4.0 dapat membantu mencapai hal tersebut. Manajemen cerdas dalam ventilasi dan filtrasi udara dapat mencairkan konsentrasi aerosol menular di udara yang disirkulasikan ulang,” jelas WengFei Ho, General Manajer Temperzone Singapura, manufaktur dan distributor produk pendingin dan ventilasi udara dari Selandia Baru yang terkemuka dalam menyediakan pendingin udara water-cooled yang dikutip INDUSTRY.co.id, Senin (21/6/2021).

Salah satu teknologi pintar dalam sirkulasi udara adalah solusi pendingin udara dengan sistem water-cooled. Sistem ini merupakan solusi dengan fleksibilitas tinggi dan paling cocok untuk tempat kerja saat ini dengan jam operasional yang bervariasi seperti gedung perkantoran, fasilitas operasi, dan pabrik.

Sistem ini berbeda dengan sistem yang biasa digunakan yaitu chiller. Chiller merupakan sistem pendingin terpusat yang paling cocok bagi bangunan dengan jam operasional tetap seperti hotel dan supermarket.

“Salah satu solusi pendingin udara kami dengan fleksibilitas tinggi adalah pendingin udara dengan sistem water-cooled yang mencakup paket pendingin dalam saluran mandiri yang efisien dan saling terhubung melalui sistem dengan siklus air tertutup. Setiap unit dapat diatur secara mandiri dan merespon beban pendinginan (cooling load) dari ruang yang beroperasi. Unit tersebut menolak panas dan diarahkan kepada putaran air untuk menyediakan mode pendinginan. Temperatur putaran air dipertahankan dalam jalurnya menggunakan menara pendingin air dengan rangkaian tertutup,” kata Ho.

Sistem water-cooled dapat menjadi aspek krusial dalam pengembangan strategi energi berkelanjutan untuk berbagai bangunan. Sistem ini mengkombinasikan manfaat dari kondensor water-cooled dengan evaporator air-cooled, memberikan performa dengan standard yang berbeda.

Sistem ini unggul dalam berbagai aspek, terutama dalam sistem pengaturan mandiri, efisiensi beban parsial, dan sistem fleksibel yang dapat diperluas (expandable). Setiap unit memliki sistem pengaturannya sendiri. Para penghuni ruangan dapat mengatur masing-masing suhu dan kipas secara individual, tidak tergantung pada pengaturan di ruangan lain.

Sistem pengaturan individual ini akan menghasilkan efisiensi dari penghematan energi terbuang dari pendingin udara yang menyala di ruang yang tidak digunakan, serta memberikan kenyamanan lebih bagi penghuni gedung untuk mengontrol setiap area.

Sistem water-cooled dapat secara efektif dan ekonomis menangani beban parsial serendah 3,5kW. Hal tersebut dapat terjadi pada gedung-gedung dengan penyewa yang beragam dan pabrik yang beroperasi lebih sedikit pada akhir pekan dan setelah jam kantor.

Kapasitas tersedia hingga 101.6kW, sistem ini dirancang untuk beroperasi pada sumber listrik individual, mengeliminasi kebutuhan instalasi pembangkit pusat yang mahal. Sistem ini hanya membutuhkan pompa dan menara pendingin untuk beroperasi. Siklus air tersebut akan mensirkulasikan energi pada gedung secara efisien. Kapasitas atau efisiensi unit tidak terpengaruh oleh panjangnya siklus air.

Distribusi udara dapat dirancang sesuai dengan bangunan menggunakan jaringan saluran pipa yang fleksibel. Sistem water-cooled sangat ideal untuk bangunan bertingkat tinggi yang melarang penggunaan balkoni. Sistem ini dirancang secara virtual agar sesuai dengan hampir semua ruang atau rongga internal.

“Sistem unit mandiri ini mencegah percampuran udara antar ruangan - ketika suatu area terkontaminasi, area lainnya tidak akan terpengaruh. Solusi pendingin udara dengan fleksibilitas tinggi seperti ini seharusnya menjadi standar baru bangunan dalam pandemi COVID-19,” kata Kok Boon Wam, Key Account Manager Temperzone.

“Sistem sirkulasi dan ventilasi udara yang dirancang dengan baik pada gedung-gedung yang didukung dengan teknologi pintar dapat mencegah kontaminasi udara dan meminimalisasi penyebaran virus dalam ruangan. Sistem pendingin dengan feksibilitas tinggi seperti sistem water-cooled dapat mencegah pemborosan energi dan menghemat biaya bagi operator dan pemilik bangunan,” tambah Wam.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi kredit perbankan

Sabtu, 31 Juli 2021 - 20:56 WIB

Peningkatan Kredit Penopang Raihan Laba Bank DKI

Bank DKI mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 40,8% (year-on-year) dari Rp279 miliar per Juni 2020 menjadi Rp394 miliar per Juni 2021.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Sabtu, 31 Juli 2021 - 19:37 WIB

Alhamdulillah! Gubernur Anies Sampaikan 4 Berita Baik Buat Seluruh Warga Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui jejaring sosial medianya membagikan empat buah berita baik terkait perkembangan pandemi Covid-19 di wilayah Ibu Kota, Jakarta. "Pertama, berita baik.…

Ilustrasi Era Digitalisasi

Sabtu, 31 Juli 2021 - 18:15 WIB

Ibarat Kerumunan, Media Digital Bisa Menggerakkan Massa untuk Kegiatan Positif

Di masa pandemi ini penting sekali memiliki digital skills karena sebagian besar kegiatan dilakukan secara online. Arief Yudi Rahman, Maestro Seni Media Baru Kemendikbud 2018, mengibaratkan…

Artis Niki Zefanya

Sabtu, 31 Juli 2021 - 18:00 WIB

Zilenial Indonesia yang Berprestasi dan Menginspirasi

Generasi Zilenial, Generasi Z atau Gen Z? Mendengar kata-kata itu mungkin tidak asing lagi. Gen Zilenial atau yang lebih dikenal Generasi Z ialah generasi mengacu pada generasi yang lahir pada…

Gubernur Jakarta Anies Baswedan

Sabtu, 31 Juli 2021 - 17:30 WIB

Luar Biasa Dahsyat! Gubernur Anies Berhasil Lampaui Target 7,5 Juta Vaksinasi, Lebih Cepat Sebulan dari Tenggat Presiden Jokowi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih, bahkan melebihi, target vaksinasi yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Keberhasilan pencapaian target vaksinasi tersebut…