Pandemi Belum Juga Usai, Saatnya Milenial Manfaatkan Potensi di CNI

Oleh : Hariyanto | Minggu, 20 Juni 2021 - 12:24 WIB

Ilustrasi pekerja milenial
Ilustrasi pekerja milenial

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pandemi COVID-19 yang belum juga usai membuat banyak generasi milenial kesulitan memperoleh pekerjaan selama hampir dua tahun belakangan ini. Meski begitu, sejalan dengan berlangsungnya transisi jual-beli ke format digital, terbuka kesempatan-kesempatan baru yang dapat dieksplorasi oleh para kaum milenial.

Apalagi, generasi milenial memang berkembang pada masa di mana teknologi sedang pesat-pesatnya berkembang, sehingga cukup cakap mengoperasikan perangkat digital. Terbukti, saat ini kaum milenial begitu mendominasi lapangan pekerjaan berbasis teknologi.

Selain menerapkan keunggulan ini di perusahaan tempat mereka bernaung, banyak juga yang mengaplikasikan pemahaman terhadap teknologi untuk menjadi technopreneur, atau bahkan trendsetter dengan berkarya sebagai content creator.

CNI sebuah perusahaan yang berfokus pada pemasaran produk-produk suplemen penunjang kesehatan menjadi solusi bagi para milenial cakap gadget yang tengah terdampak pandemi. Selain konsisten menunjukkan eksistensi selama lebih dari 30 tahun terakhir, CNI juga menawarkan produk-produk yang banyak dibutuhkan di masa pandemi.

“Selama pandemi ini, terdapat tren pertumbuhan mitra dari kalangan milenial yang cukup baik. Apalagi, kebetulan kami juga memang menyediakan produk sejenis Ester-C yang diminati konsumen untuk memperkuat imunitas tubuh,” buka Head of Sales and Distribution CNI, Theo SP yang dikutip INDUSTRY.co.id, Minggu (20/6/2021).

Soal fleksibilitas, Theo menjamin kebebasan bagi para mitra untuk menentukan waktu dan tempat saat menjalankan bisnis. Hal ini tidak lepas dari tersedianya platform M-CNI, yang memungkinkan para mitra untuk menjalankan bisnis dari mana dan kapan saja dengan ‘hanya’ bermodalkan telepon genggam maupun laptop; cocok dengan profil milenial masa kini yang tidak pernah jauh dari kedua perangkat tersebut.

“Tentunya, keunggulan (dari segi fleksibilitas) ini dapat menjadi peluang pendapatan tambahan bagi mitra-mitra milenial; baik yang menggeluti pekerjaan lain ataupun tidak. Apalagi, generasi milenial juga dikenal tumbuh beriringan dengan perkembangan teknologi, sehingga kami yakini tidak akan kesulitan untuk mempelajari dan menggunakan aplikasi M-CNI. Cukup kembangkan ide pemasaran dan maksimalkan channel serta fitur yang ada di media sosial masing-masing.” ungkapnya.

“Andaipun ada rekan milenial yang kesulitan menggunakan M-CNI atau memiliki hambatan dalam menjalankan bisnis, kami sangat welcome untuk membantu pengembangan soft dan hard skill para mitra. Komitmen ini kami wujudkan dalam bentuk sejumlah fasilitas yang bebas diakses, seperti Rancangan Bisnis CNI (RBC) yang berisikan pemaparan lengkap seputar bisnis, hingga seminar-seminar yang diadakan secara rutin,” lanjut Theo.

Berdasarkan pengamatannya, Theo mendapati cukup banyak mitra milenial yang meraih kesuksesan saat menjalankan bisnis CNI. Bahkan, tidak jarang ada mitra yang mendapat penghargaan dan penghasilan yang tak main-main di usia muda.

“Enggak jarang saya ngelihat ada mitra milenial yang bisa sampai beli kendaraan, rumah, bahkan hingga memberangkatkan orangtua mereka untuk naik haji. Setiap saat juga ada saja anak-anak muda yang ikut Komisi Wisata di dalam atau luar negeri, yang tentunya sangat membanggakan dan luar biasa untuk orang seusia mereka," ungkapnya

Tapi kembali lagi, kata Theo, kuncinya ada di usaha dan kepintaran mitra dalam menjalankan bisnis serta melihat peluang. "Jika sejak awal selalu fokus dan dapat meluangkan waktu demi bisnis ini, maka akan sangat besar kemungkinan untuk mendapat benefit-nya, bahkan dalam jangka waktu yang panjang,” tutup Theo.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 04 Agustus 2021 - 22:05 WIB

Menperin Agus Ajak Industri Semen Berpartisipasi Kelola Limbah Medis

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah dalam proses menggerakkan industri semen untuk berpartisipasi dalam mengelola limbah medis di dalam negeri yang volumenya semakin meningkat.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 04 Agustus 2021 - 21:55 WIB

Menperin Agus Sebut Insentif Fiskal untuk Industri Hijau Tengah Digodok Antar Kementerian/Lembaga

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya memacu penerapan industri hijau di Tanah Air, salah satunya upayanya melalui pemberian insentif fiskal. Menteri Perindustrian (Menperin)…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 04 Agustus 2021 - 21:52 WIB

Indonesia 4.0 Conference & Expo 2021 Menghadirkan Lebih dari 120 Perusahaan Penyedia Teknologi dan Solusi Bagi Industri 4.0

Jakarta-Sejak peluncuran Making Indonesia 4.0, Kementerian Perindustrian mengimplementasikan industri 4.0 pada berbagai sektor industri nasional melalui berbagai upaya.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Rabu, 04 Agustus 2021 - 21:30 WIB

Menperin Agus Bakal Percepat Industri Nasional Bertransformasi Terapkan Teknologi Industri 4.0

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu implementasi industri 4.0 di berbagai sektor industri nasional melalui berbagai upaya. Satu di antaranya pelaksanaan program Indonesia Industry…

 Manajemen SIG dan TCC meresmikan kerja sama kedua perusahaan dengan membunyikan alat musik angklung asal Indonesia dan wadaiko asal Jepang.

Rabu, 04 Agustus 2021 - 21:28 WIB

Jalin Kemitraan dengan TCC, Posisi SIG Sebagai Penyedia Kebutuhan Bahan Bangunan Terbesar di Level Regional Kian Kokoh

Jakarta-PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) secara resmi menjalin kemitraan strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation (TCC), Jepang, yang telah masuk dalam jajaran pemegang saham PT Solusi…