Harga Bitcoin Naik Kembali ke Level USD40.000, Pertama Kali Dalam Satu Bulan Terakhir

Oleh : Herry Barus | Kamis, 17 Juni 2021 - 14:47 WIB

CEO Indodax - Oscar Darmawan
CEO Indodax - Oscar Darmawan

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Harga Bitcoin kembali ke level USD40.000 atau sekitar Rp570 jutaan untuk pertama kalinya dalam satu bulan terakhir. Salah satu penyebabnya adalah Elon Musk telah menyatakan Tesla akan kembali menerima pembayaran Bitcoin.

Elon Musk menyatakan hal tersebut melalui postingan twitternya dimana Tesla akan kembali menerima pembayaran Bitcoin, setelah sempat mencabut fitur pembayaran itu. Ini menyambut inovasi dan gagasan mengenai penambangan atau mining Bitcoin yang akan dikembangkan dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan.

CEO Indodax Oscar Darmawan dalam siaran persnya menanggapi, Elon Musk memang sering menimbulkan pernyataan yang memancing demand Bitcoin. Sehingga, berpengaruh terhadap harga. Kali ini, pernyataannya adalah pernyataan positif yang mendukung dan mendorong inovasi dari Bitcoin.

 

"Elon Musk memberikan pernyataan positif dimana dia mendukung adanya inovasi dan gagasan ramah lingkungan dari mining Bitcoin. Pernyataannya mendongkrak harga Bitcoin. Saat ini, Bitcoin sudah menunjukkan sinyal support dan tren kenaikan harga," kata Oscar Darmawan, Rabu (16 Juni 2021).

Di postingan twitternya, Elon Musk menyatakan, Tesla, perusahaan otomotif miliknya akan kembali menerima pembayaran dengan Bitcoin, bila jaringan mining bitcoin menggunakan energi terbarukan di atas 50%. Menurut Oscar Darmawan, hal ini sangat mungkin untuk diwujudkan karena sekarang energi pembangkit listrik mulai beralih ke teknologi terbarukan dan para miner Bitcoin juga menyambut hal tersebut.

"Memang, mining selama ini menghabiskan banyak energi. Tetapi, selalu ada solusi atas permasalahan seperti ini. Sudah banyak ide blockchain yang muncul soal ini. Founder Twitter sendiri juga  telah menyatakan siap mengembangkan mining yang ramah lingkungan. Gagasan ini terungkap pada konferensi Bitcoin di Miami, awal Juni lalu," katanya.

Selain itu, kenaikan harga juga terjadi karena adanya kesepakatan para miners di seluruh dunia soal smart contract dari Bitcoin yang disebut Taproot. Ini menjadi transformasi pertamanya setelah 4 tahun.

Oscar Darmawan menjelaskan, Taproot akan meningkatkan transaksi dan efisiensi Bitcoin. Taproot membuat kontrak pintar lebih murah dan lebih kecil, Para miners di seluruh dunia telah menyepakati proposal Taproot mengenai smart contract Bitcoin, beberapa hari yang lalu.

"Ini juga menjadi penyebab kenaikan harga Bitcoin. Taproot yang akan terjadi pada November 2021 nanti akan menjadi momen penting. Karena membuka peluang luas bagi developer yang tertarik untuk memperluas utilitas bitcoin," jelasnya.

 

Setelah nanti berjalannya smart contract bitcoin tersebut, tentu akan lebih banyak inovasi-inovasi yang hadir menggunakan Bitcoin di masa mendatang.

Kenaikan harga Bitcoin ke level Rp570 jutaan atau USD40.000 atau naik 23% selama sepekan. Hal ini biasanya juga akan diiringi dengan naiknya harga altcoin, seperti Ethereum dan lain-lain.

Tudor akan Kembali Menambah Bitcoin

Di sisi lain, CEO Tudor Investment Corp, Paul Tudor Jones, beberapa waktu yang lalu juga menyatakan akan menambah jumlah Bitcoin yang dia miliki. Bank sentral Amerika Serikat, The Fed akan mengumumkan langkah-langkah soal meningkatnya laju inflasi di Amerika Serikat.

Paul Tudor Jones mengaku saat ini sudah memiliki Bitcoin dari total 1%-2% asetnya. Menurut Paul Tudor Jones, dia akan menambah Bitcoin menjadi 5% total asetnya. jika kebijakan The Fed akan mengarah kepada inflasi yang lebih lama lagi.

Oscar Darmawan menanggapi bahwa Paul Tudor Jones adalah orang yang mempercayai Bitcoin sebagai nilai lindung inflasi yang baik. Dia telah mengumumkan hal tersebut pada tahun 2020 lalu. Kemudian, harga Bitcoin meningkat drastis semenjak itu.

 “Bitcoin sudah terbukti menjadi nilai lindung inflasi yang baik. Paul Tudor Jones ingin menambah jumlah Bitcoin miliknya, jika kebijakan The Fed akan mengarah kepada inflasi yang lebih lama lagi,” katanya.

Pernyataan tersebut, sambung Oscar Darmawan, juga bisa berdampak kepada high demand Bitcoin di masa mendatang. Langkah ini kemungkinan akan dilakukan oleh banyak perusahaan atau ditiru oleh orang-orang, nantinya.

Menurut Oscar Darmawan, inovasi dan transformasi Bitcoin seperti ini akan bertambah lagi di masa mendatang. Karena Bitcoin adalah salah satu teknologi blockchain yang terus berkembang dan menghadirkan banyak inovasi untuk menjadi lebih efisien, pintar, transparan dan lebih aman.

"Harapannya blockchain dan aset kripto akan dapat hadir lebih dekat dalam keseharian kita dan dapat menjadi solusi yang yang baik dalam kehidupan kita. Khususnya, soal finansial," jelasnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Bank DKI

Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:42 WIB

Anies Apresiasi Kontribusi Bank DKI Terkait Kolaborasi Penanganan Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengapresiasi kontribusi Bank DKI terkait kolaborasi penanganan covid-19, termasuk salah satunya pada program Mobil Vaksin Keliling yang diinisiasi…

Inilah profil Carina Citra Dewi Joe, peneliti asal Indonesia yang menjadi salah satu pemilik hak paten vaksin AstraZeneca.

Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:24 WIB

Bikin Bangga Jutaan Masyarakat Indonesia, Wanita Keturunan Indonesia Ini, Ternyata Salah Satu Pemilik Hak Paten Vaksin Astrazeneca

Jakarta-Selain Indra Rudiansyah, ternyata ada peneliti Indonesia yang ikut mengembangkan vaksin Covid-19 Astrazeneca di Oxford Univeristy, Inggris. Dia adalah wanita muda bernama Dr Carina Citra…

Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Aplikasi JAKI (foto Kolase)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:11 WIB

Kabar Terbaru dari Anak Buah Gubernur Anies: Aplikasi JAKI Bisa Buat Cek Status Vaksinasi COVID-19

Jakarta-Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta menambah fitur baru pada aplikasi JAKI yang dapat mengidentifikasi status vaksinasi COVID-19.

Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:54 WIB

ACT dan Gernas MUI Bergerak Bersama Atasi Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 adalah permasalahan bangsa yang harus diselesaikan bersama-sama. Semua elemen bangsa harus bersatu dalam menuntaskannya. Persatuan sangatlah penting, sebagaimana yang dicontohkan…

Ilustrasi Paspor Vaksin (Ist)

Minggu, 01 Agustus 2021 - 13:45 WIB

Jepang Mulai Memberlakukan Paspor Vaksinasi Covid-19

Jepang mulai menerima paspor vaksin bagi mereka yang telah sepenuhnya divaksinasi Covid-19 sebagai syarat bahwa warganya dapat melakukan perjalanan internasional.