INDUSTRY.co.id - Program work from Bali (WFB) atau bekerja dari Bali diharapkan dapat memulihkan pariwisata dan ekonomi di Pulau Dewata akibat terpuruknya pandemi. Program tersebut juga akan direncakan akan diperluas ke destinasi wisata lain seperti Lombok, Labuan Bajo, Likupang hingga Toba.
"Konsep WFB yang sudah dilakukan juga bisa kita lakukan di daerah lain namanya Work From Destination (WFD). Destinasinya ada Lombok, Labuan Bajo, Toba, Likupang dan juga Borobudur. Konsepnya, mengikuti pola kebiasaan bekerja baru atau remote working. Bahkan Jogjakarta pun juga sedang mengembangkannya," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno dalam Weekly Press Briefing, Jakarta, Senin (7/6/2021).
Sandiaga menjelaskan, daerah yang bisa menjadi lokasi program tersebut asal pemerintah daerah hingga, pelaku wisata hingga masyarakat setempat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Untuk daerah yang dipilih pun mesti tergolong dalam zona hijau dalam hal tingkat penyebaran Covid-19.
"Sekarang di Jogjakarta ekonomi nasional tumbuh plus enam persen pada kuartal pertama. Ini dikarenakan pengelolaan destinasi yang cantik serta jaringan internet yang mumpuni. Harapannya dengan ini lahir berbagai program WFD diseluruh destinasi Indonesia," lanjutnya.
plus 6 persen jogja di kuartlak pertama. pengelolaan yang cantik dan jaringan internet yang mumpuni harapannya lahir prgram wfd anywhere.
Ia pun berharap, Bali dapat mencotohkan daerah lain dengan mengadakan program work from destination atau bekerja dari destinasi wisata. "Kita juga pastikan bahwa kemuliaan di Bali dapat menyentuh semua kabupaten kota dengan menyiapkan rencana paket wisata yang berkelanjutan. Kita juga harapkan Bali segera bangkit dan pulih," ujarnnya.
"Kita juga berharap dengan kemajuan program vaksinasi sesuai dengan target yang dianjurkan pemerintah, serta penerapan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainibility) di destnasi serta di sentra ekraf dengan melibatkan masyarakat dan harapannya dengan langkah-langkah ini kesiapan kegiatan akan didorong secara komprehensif," jelasnya.