INDUSTRY.co.id - Bun, tidak heran jika anak-anak susah makan sayur dan buah. Padahal, menu-menu tersebut merupakan sumber tinggi serat yang baik dikonsumsi untuk anak agar menjaga saluran pencernaan.

Advertisement

Rasanya yang pahit dan hambar menjadi salah satu alasan bagi anak untuk menolak mengonsumsi sayuran dan buah. Ini menjadi salah satu tantangan bagi orangtua adalah dengan mengenalkan anak-anak pada makanan berserat.

Tapi, tenang saja tentu ada cara yang menyenangkan dan ampuh supaya anak menjadi suka mengonsumsi makanan sayur dan buah-buahan. Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc, Ahli Nutrisi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, memberikan tips dan solusi agar anak mau makan sayur dan buah.

Advertisement

"Anak punya keutamaan soal perasa. Kalau sayur kan ngga ada rasa, kalau buah masih lumayan ada manis dan asam, tapi anak-anak juga ngga suka asam. Jadi, makanan ini walaupun ngga disukai anak-anak tapi kan sebagai orangtua ingin memberikan yang terbaik yaitu dengan memberikan asupan yang sehat," katanya dalam Konferensi Pers Virtual Peluncuran Program Kampanye "Jam Makan Serat" oleh Bebeclub Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Ia mengatakan, ada beberapa solusi dan strategi untuk orangtua bagi anak-anaknya yang tidak suka mengonsumsi sayur dan buah. Pertama, memberikan contoh atau sebagai role model. "Cobalah untuk akan-makanan yang mengandung serat bersama-sama," ujarnya.

Advertisement

Kemudian, cobalah berkali-kali untuk memberikan sayur pada setiap makan utama. "Oleh karena itu orangtua jangan menyerah. Jadi nggak coba sekali tapi berkali-kali sampai anak bisa mengadopsi rasa tersebut sehingga menjadi kebiasaan," jelasnya.

Lalu memberikan selingan buah di antara dua waktu makan utama serta, menyediakan bahan makanan yang kaya kandungan serta seperti whole grain (roti, biskuit, dan sereal), dan tambahkan kacang polong dalam hidangan sup. "Jadi kalau masak atau mengolah hidangan sayur dan buah harus secara menarik. Harus bagaimana anak mau makan sayur dan buah yang tinggi serat," tuturnya.

Advertisement

Lantas, jika sudah dicoba semua cara tersebut namun anak tetap tidak mau bagaimana?

Ia menyarankan untuk menyediakan produk makanan yang anak sukai atau, dengan memberikan produk yang diperkaya tinggi serat. 

"Kita harus melihat apa sih yang lagi disukai anak. Kemudian kita lihat produk apa saja yang diperkaya serat tinggi dan menyehatkan. Banyak sekali produk makanan serat fungsional yang disukai anak dan mudah dicerna. Jadi, kalau bisa carikan produk makanan yang diperkaya serat," tukasnya.