INDUSTRY.co.id - JAKARTA, -- Sudah ikut membintangi puluhan judul sinetron dengan berbagai peran yang dimainkan, tidak membuat pemain sinetron Nia Rahmania cukup puas. Ia merasa belum mengeluarkan semua kemampuan yang ia miliki sebagai seorang seniman peran.
Untung saja sutradara Ichwan Persada memberinya kepercayaan untuk ikut membintangi mini seri "Mahram untuk Najwa". Sebuah miniseri yang disiapkan untuk ditayangkan di TV Streaming Genflix dalam rangka menyambut Idul Adha bulan Juli 2021 mendatang.
"Jujur saya merasa mendapatkan tantangan yang luarbiasa saat syuting. Karena selain disutradarai oleh mas Ichwan yang sangat mengutamakan artistik, juga bermain bersama Zee Zee Shahab dan Asyafina yang dikenal piawai berakting. Di mini seri ini saya menemukan makna berakting," kata Nia di sela sela syuting beberapa waktu lalu.
Ichwan sendiri sebagai sutradara mengatakan bahwa semua pemain dalam mini seri yang ia garap sudah sesuai ekspektasinya. "Selama 4 hari syuting tidak ada kesulitan berarti dari pemain yang rata rata sudah berpengalaman. Termasuk Nia yang berperan sebagai Umi Asma, ibunya pemain Utama. Saya berharap mini seri ini akan ditonton banyak orang karena ceritanya sangat menarik," katanya.
Nia Rahmania yang sudah sering berperan sebagai ibu dalam berbagai sinetron baik produksi Mega Kreasi Film, Verona dan lain lain mengaku cukup berat ketika memainkan peran Umi Asma. " Saya jadi ibu dari Fadlan. Fadlan sudah melamar Jihan. Tapi saat lamaran dia malah bertemu kembali dengan Najwa. Cinta pertamanya sejak SMA. Dan Fadlan ingin kembali ke Najwa. Nah sebagai ibu saya harus bijaksana. Ini sungguh peran yang luarbiasa buat saya,"
Untung saja, lanjutnya, Ichwan sebagai sutradara tidak langsung menerjunkan dia saat syuting. "Ada tahapan yang harus saya lewati. Mulai dari pengenalan karakter yang akan saya mainkan, lalu reading dengan pemain yang bakal berdialog dengan saya, lalu ditutup dengan big reading dengan semua pemain. Sehingga pesan yang mau disampaikan lewat miniseri tersebut dipahami oleh semua pemain termasuk saya, " urainya.
Nia berharap sesudah miniseri Mahram Untuk Najwa ini, akan ada kesempatan lagi memainkan peran yang menantang dan menguras emosi. "Saya suka jika penonton ikut hanyut dengan peran yang saya mainkan. Karena saya sendiri pun kadang secara pribadi ikut terbawa emosi ketika memainkannya. Padahal saya tahu itu cuma akting, " katanya sambil tertawa. (AMZ)