INDUSTRY.co.id - Beberapa hari lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan informasi terbaru terkait tiga varian baru mutasi Covid-19 yakni B.1.1.7 dari Inggris, B.1.3.5.1 dari Afrika Selatan dan B.1.617 dari India. Mutasi Covid-19 tersebut masuk ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Dengan ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengambil langkah cepat untuk memutus rantai penyebaran mutasi Covid-19 agar tidak semakin banyak yang terinfeksi supaya Indonesia bebas dari Corona dan pariwisata pun berjalan dengan normal.
"Kami terus memantau perkembangannya, harapan kami varian baru ini bisa kita lakukan langkah preventif. BNPB sudah memberikan masukan agar sektor pariwisata melakukan langkah-langkah komprehesif pemetaan tiga varian baru Covid-19 ini. Kami juga sudah disampaikan bahwa penularannya sangat cepat dan perlu ambil langkah antisipasi yang tegas. Arahannya, pengelola destinasi harus ada penguatan protokol kesehatan di setiap destinasi," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam Weekly Briefing Kemenparekraf di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (24/5/2021).
Sandiaga pun tidak hentinya tetap mengingatkan supaya tetap taat pada protokol kesehatan saat berada di destinasi wisata. "Menjaga jarak, pakai masker dan melakukna 3T (testing, tracing dan treatment). Dengan ini kita berharap bisa menekan laju penularan," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memberikan masukan langkah komprehensif agar pariwisata Indonesia tetap aman terkait masuknya tiga varian mutasi Covid-19 tersebut.
"Kita ingin pariwisata patuh. Kita juga melakukan langkah pemantauan dan kordinasi. Sistemnya dengan memberikan panduan dan kebijakan daerah serta edukasi terus kami lakukan, jika keadannya tidak sesuai dengan protokol kesehatan terpaksa kita harus tutup. Sektor ini sudah terdampak begitu dahsyatnya," tegas Sandiaga.