Bank Sampoerna Terus Melakukan Transformasi Digital, Jaga Kualitas Kredit

Oleh : Herry Barus | Senin, 17 Mei 2021 - 12:50 WIB

Bank Samperna Jaga Kualitas Kredit
Bank Samperna Jaga Kualitas Kredit

INDUSTRY.co.id - Jakarta –Wabah covid 19 yang melanda dunia sejak 1 tahun terakhir ini membuat semua sektor usaha harus semakin menyadari pentingnya pemanfaatan teknologi dalam memproduksi barang dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan konsumen secara efisien. Menghadapi hal ini, di awal tahun  2021 Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) melakukan peningkatan kualitas core banking system ke arah yang lebih modern dan mengikuti perkembangan zaman.

Pengkinian core banking system ini diharapkan dapat mendukung peningkatan volume transaksi perbankan serta meningkatkan kualitas layanan. Pada kuartal pertama tahun 2021 sendiri tercatat lebih dari 5,5 juta transaksi virtual account dilayani Bank Sampoerna, meningkat lebih dari 50% dibandingkan jumlah transaksi pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Ali Rukmijah, Direktur Utama Bank Sampoerna Senin (17/5/2021)  mengatakan bahwa rencana pengkinian core banking system ini merupakan bagian dari transformasi digital Bank Sampoerna dan telah lama  direncanakan, bahkan sebelum pandemi melanda Indonesia Maret tahun lalu. “Bank Sampoerna terus bertransformasi secara digital sejak tahun 2014 akan terus memutakhirkan layanan perbankan dengan dukungan teknologi digital agar mempermudah nasabah dan kreditur dalam memenuhi kebutuhan perbankan mereka”, ungkap Ali.

Komitmen transformasi digital juga dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran seperti payment gateway, penyelenggara transfer dana, uang elektronik, dan penyelenggara fintech termasuk peer-to-peer lending, merchant aggregator serta fintech lainnya. Dengan demikan pengembangan ekosistem keuangan digital yang saling terintegrasi dan bersinergi bergerak lebih maju. Beberapa produk dan layanan digital yang dimiliki oleh Bank Sampoerna antara lain Internet Banking, Mobile Banking, Virtual Account, Rekening Dana Lender, QRIS Payment, Corporate Debit Card, dan layanan pinjaman berbasis web: PDaja.com.

Masih berkontraksinya pertumbuhan ekonomi tidak dapat dipungkiri berdampak pada kinerja keuangan Bank Sampoerna. Secara yoy hingga akhir Februari 2021, secara industri kredit yang diberikan perbankan kepada pihak ketiga menurun sebesar 2,1%. Untuk Bank Sampoerna sendiri, hingga Maret 2021 total kredit yang disalurkan relatif tidak berubah yakni sebesar Rp 8,2 triliun. Sementara itu total asset Bank Sampoerna meningkat sebesar 21% menjadi Rp 13,2 triliun dibandingkan dengan kondisi per Maret 2020.

 

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga pada akhir Maret 2021 meningkat 21% hingga berjumlah Rp 11,0 triliun bila dibandingkan dengan Maret 2020. “Kami bersyukur bahwa masyarakat terus mempercayai Bank Sampoerna untuk menempatkan dananya. Kepercayaan masyarakat ini memungkinkan kami untuk meningkatkan likuiditas, yang kami pandang perlu dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi saat ini,” ungkap Henky Suryaputra, Direktur Keuangan dan Perencanaan Bisnis Bank Sampoerna.

Secara keseluruhan Bank Sampoerna juga membukukan kinerja yang cukup baik. Laba bersih meningkat 13% menjadi Rp 11,1 miliar. “Kinerja keuangan Bank Sampoerna dicapai tanpa mengabaikan kehati-hatian. Pada akhir Maret 2021, rasio cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) kredit yang telah dibuat terhadap kredit bermasalah (CKPN/NPL) mencapai 154%, meningkat dibandingkan rasio per 31 Maret 2020 yang adalah 117%. Demikian pula kualitas kredit terjaga sebagaimana ditunjukkan dengan rasio kredit bermasalah (NPL) yang berada di level 2,6%, menurun dari pada tahun sebelumnya yang sebesar 4,2%. Rasio kecukupan modal (CAR) juga berada pada level aman yaitu 19,4%.,” ungkap Henky lebih lanjut

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Bermain Media Sosial (Ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 19:15 WIB

Selama Pandemi, Pengguna Internet di Indonesia Tumbuh 15,5 Persen

Budaya digital diartikan sebuah konsep yang menggambarkan bagaimana teknologi dan internet membentuk cara kita berinteraksi sebagai manusia. Yakni mulai dari berperilaku, berpikir, dan berkomunikasi…

Ilustrasi UMKM Go Digital (Ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:45 WIB

Untuk Bisa Bertahan di Masa Pandemi, UMKM Harus Punya Digital Skills

Di masa pandemi ini, banyak sekali perubahan yang tanpa disadari semua orang harus mengikutinya. Namun apapun yang terjadi saat ini masyarakat harus membuka diri dan berpikiran terbuka karena…

11 Bank Dukung Pembiayaan Jalan Tol Serang Panimbang

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:17 WIB

Ekonomi Kawasan Banten Bakal Tumbuh Pesat, 11 Bank Dukung Pembiayaan Jalan Tol Serang Panimbang

Jakarta– PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) sebagai entitas anak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menandatangani perjanjian kredit sindikasi dan line fasilitas pembiayaan sindikasi…

Ilustrasi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) (Ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:15 WIB

Perlunya Sosilasi Tuk Cegah Meningkatnya Kasus Kekerasan Gender Berbasis Online

Meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia sebanyak 8,9 persen atau menjadi 171 juta jiwa pengguna membuat kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan cyber semakin tinggi. Diketahui selama…

Sambal tabur BonCabe Level 50 Max End yang merupakan produk teranyar PT Kobe Boga Utama. (Foto: Humas PT Kobe Boga Utama)

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:11 WIB

BonCabe level 50 Max End, Maximize to The End

Jakarta - Para penggemar mie instan dan berbagai makanan gorengan tentunya tidak asing lagi dengan yang namanya sambal, apalagi sambal botol alias sambal yang dikemas dalam botol dan penggunaannya…