5 Hidangan Tradisional Dari Berbagai Negara Muslim Rayakan Idul Fitri

Oleh : Chodijah Febriyani | Rabu, 12 Mei 2021 - 12:45 WIB

Sheer Khurma, Hidangan Lebaran Khas India, Pakistan dan Bangladesh (Ist)
Sheer Khurma, Hidangan Lebaran Khas India, Pakistan dan Bangladesh (Ist)

INDUSTRY.co.id - Merayakan Idul Fitri, identik dengan menyuguhkan makanan lezat dan nikmat. Hal ini tentu saja moment yang dinantikan oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia. 

Jika di Indonesia makanan yang disuguhkan pun bermacam-macam seperti rendang, opor ayam, sambal goreng kentang, semur daging hingga gulai ikan pun menjadi menu andalan warga Indonesia. 

Nah, bagaimana hidangan Muslim di berbagai belahan dunia lainnya yang merayakan Lebaran? Berikut beberapa hidangan menu yang lezat dan nikmat yang dilansir dari berbagai sumber

Sheer Khurma

Bagi warga Muslim India, Pakistan, dan Bangladesh saat Lebaran, mereka semua berkumpul untuk menikmati Sheer Kurma. Hidangan dengan rasa creamy ini memiliki variasi yang berbeda berdasarkan sub-budaya lokal. Namun, esensinya tetap sama. Dimasak dengan susu, mie panggang (atau Sevaiyan) dan buah-buahan kering. Disajikan baik panas maupun dingin, ini adalah makanan wajib yang ada di hari Idul Fitri di setiap rumah. 

Bolani

Lebaran di Afghanistan ada satu menu yang wajib dihidangkan saat perayaan Idul Fitri yakni Bolani. Makanan tradisional ini merupakan roti pipih yang diisi dengan sayuran hijau seperti bayam, kentang, dan juga labu.

Laasida dan Tagine

Ada dua menu yang wajib dihidangkan di atas meja umat Muslim di Maroko yakni Lassida dan Tagine. Bedanya, Lassida dimakan sebagai menu sarapan. Mirip dengan puding nasi, Lassida menggunakan bahan-bahan lainnya seperti couscous, mentega, dan madu. Memiliki cita rasa yang manis, hidangan ini cocok untuk menu sarapan di saat Lebaran.

Sementara Tagine, merupakan makanan tradisional yang berbahan dasar ayam. Pada saat Idul Fitri, masyarakat Muslim memasak Tagine dengan daging kambing, domba ataupun sapi yang disajikan dengan buah-buahan kering. 

Maamoul

Hidangan ini berasal dari Suriah dan Lebanon, Maamoul ini merupakan kue roti disebut juga sebagai permen Arab. Setiap negara memiliki berbagai variasi dari Maamoul ini. Namun, umumnya hidangan ini menggunakan isian buah kering di dalamnya.

Lokum

Lokum jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah "kesenangan Turki" atau disebut juga sebagai manisan Turki.  Memiliki tekstur kenyal seperti gel, Lokum terbuat dari pati, gula, dan buah kering, ini adalah makanan penutup yang sempurna saat Idul Fitri dan cocok dimakan bersama keluarga ataupun kerabat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Bermain Gadget (ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 19:45 WIB

Rendahnya Literasi Digital, Membuat Indonesia Mudah Percaya Hoax

Menurut internetworldstats.com Indonesia masuk sebagai 20 negara pengguna internet terbanyak di dunia, mengalahkan Brazil dan Jepang. Hal ini membuat Indonesia dianggap melek digital. Namun…

Ilustrasi Bermain Media Sosial (Ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 19:15 WIB

Selama Pandemi, Pengguna Internet di Indonesia Tumbuh 15,5 Persen

Budaya digital diartikan sebuah konsep yang menggambarkan bagaimana teknologi dan internet membentuk cara kita berinteraksi sebagai manusia. Yakni mulai dari berperilaku, berpikir, dan berkomunikasi…

Ilustrasi UMKM Go Digital (Ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:45 WIB

Untuk Bisa Bertahan di Masa Pandemi, UMKM Harus Punya Digital Skills

Di masa pandemi ini, banyak sekali perubahan yang tanpa disadari semua orang harus mengikutinya. Namun apapun yang terjadi saat ini masyarakat harus membuka diri dan berpikiran terbuka karena…

11 Bank Dukung Pembiayaan Jalan Tol Serang Panimbang

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:17 WIB

Ekonomi Kawasan Banten Bakal Tumbuh Pesat, 11 Bank Dukung Pembiayaan Jalan Tol Serang Panimbang

Jakarta– PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) sebagai entitas anak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menandatangani perjanjian kredit sindikasi dan line fasilitas pembiayaan sindikasi…

Ilustrasi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) (Ist)

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:15 WIB

Perlunya Sosilasi Tuk Cegah Meningkatnya Kasus Kekerasan Gender Berbasis Online

Meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia sebanyak 8,9 persen atau menjadi 171 juta jiwa pengguna membuat kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan cyber semakin tinggi. Diketahui selama…