Tol Jakarta - Cikampek II Elevated Resmi Ganti Nama Jadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed

Oleh : Hariyanto | Selasa, 13 April 2021 - 07:50 WIB

Tol Jakarta - Cikampek II Elevated Resmi Ganti Nama Jadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed
Tol Jakarta - Cikampek II Elevated Resmi Ganti Nama Jadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah Indonesia menetapkan nama Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) sebagai nama Jalan Layang untuk Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated). Peresmian penamaan jalan layang terpanjang di Indonesia ini dilakukan Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Senin (12/4/2021) di lokasi akses masuk Jalan Layang Tol Arah Cikampek Km 10 A Jakarta – Cikampek. 

Peresmian perubahan nama jalan layang tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae, Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri, Duta Besar Indonesia untuk Uni Emirat Arab Husin Bagis, dan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur. 

Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam sambutannya mengatakan, latar belakang pemberian nama Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed adalah penghormatan bagi Uni Emirat Arab (UEA) yang telah menjalin hubungan diplomatik di bidang sosial dan budaya dan ekonomi selama 45 tahun dengan Indonesia. 

Di bidang ekonomi UEA merupakan salah satu negera dengan investasi terbesar di Indonesia khususnya di bidang infrastruktur. Sebelumnya nama Presiden Joko Widodo juga telah dicanangkan sebagai nama salah satu jalan tol strategis di negara penghasil minyak tersebut.

"Perlu kami sampaikan juga sebelumnya nama jalan Presiden Joko Widodo juga telah dicanangkan di Abu Dhabi pada sebuah jalan yang strategis antara Abu Dhabi National Exhibition Center menuju ke arah kompleks kedutaan. Ini juga merupakan sebuah penghormatan pada bangsa Indonesia yang diberikan oleh pemerintah UEA khususnya Sheikh Mohamed Bin Zayed. Jadi, itulah latar belakang dari perubahan nama ini," ujarnya. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahardian dalam laporannya mengatakan, perubahan nama ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri PUPR nomor 417 KPTSM tanggal 8 April 2021 lalu. Dimana keputusan tersebut menetapkan nama jalan tol Jakarta Cikampek II Elevated menjadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed. 

"Dengan diresmikannya nama jalan ini semoga dapat meningkatkan kerjasama dan hubungan diplomatika antara Indonesia dan UEA," jelasnya.

Menurut Hedy, jalan tol Jakarta Cikampek II elevated ini memiliki panjang 36,4 kilometer, di mana konstruksinya dikerjakan sejak awal 2017 dan telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 12 Desember 2019 lalu. "Dengan kepadatan lalu lintas sebesar 200 ribu kendaraan per hari, jalur ini merupakan urat nadi perekonomian Indonesia dan berada di kawasan industri dan permukiman yang berkembang pesat di timur Jakarta," ungkapnya. 

Sementara, Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Aldaheri menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia. Kerja sama antara Indonesia dan UEA mulai menuju perubahan dari kerja sama konvensional di bidang minyak, gas, dan pelabuhan menuju kerja sama di bidang baru seperti pendidikan, kesehatan, investasi, agrikultur, ritel, dan sebagainya. 

"Kami sangat bangga dan senang mendapatkan kesempatan ini, kami mengapresiasi Indonesia dan juga hubungan dua negara secara positif," terangnya. 

Jalan Tol Jakarta - Cikampek II (Elevated) merupakan jalan tol layang terpanjang di Indonesia yang membentang panjang dari wilayah Junction Cikunir hingga Karawang Barat dan melintasi beberapa bangunan perlintasan eksisting berupa Overpass, Jembatan Penyebrangan Orang (JPO), atau Simpang Susun pada Jalan Tol Jakarta - Cikampek eksisting. 

Sehingga pada konstruksinya telah dilakukan penyesuaian berupa peninggian elevasi struktur elevated dengan tetap memperhatikan kualitas pemenuhan ketentuan dan persyaratan teknis yang berlaku.

Jalan Tol Japek II Elevated yang telah beroperasi tersebut telah menjadi salah satu solusi kemacetan yang sering terjadi di ruas vital tersebut. Ruas tol Japek II Elevated merupakan jalan tol layang terpanjang di Indonesia dan menjadi jalan tol bertingkat (double decker motorway) yang pertama di Indonesia karena dibangun di atas Jalan tol Jakarta-Cikampek. 

Adapun tujuan dibangunnya jalan tol ini adalah untuk memisahkan pergerakan komuter jarak pendek Jakarta-Bekasi-Cikarang (lajur kolektor/eksisting) dengan pergerakan jarak jauh tujuan Cirebon, Bandung, Semarang, dan Surabaya (lajur ekspres/layang), khususnya golongan I non-bus. 

Pembangunan Jalan Tol Layang Japek dikerjakan oleh kontraktor PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama PT Acset Indonusa Tbk (Kerjasama Operasi). Pengusahaannya dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) yang merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk dengan nilai investasi sebesar Rp. 16.2 Triliun. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Perumahan Cibubur Jaktim

Selasa, 18 Mei 2021 - 17:00 WIB

Gerbang Tol, CBD hingga Mall Tingkatkan Nilai Properti di Kota Wisata Cibubur

Sebagai primadona di kawasan Cibubur, Kota Wisata menambah kelengkapan fasilitasnya dengan gerbang tol langsung di dalam kompleks tersebut. Keberadaan akses langsung pintu tol di dalam kawasan…

Founder & Chairman Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono

Selasa, 18 Mei 2021 - 16:15 WIB

Kisruh di Jababeka Berakhir! Budianto Liman Tetap Dirut, Darmono Komut

Jakarta - Kisruh di PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) sudah berakhir. Manajemen lama perseroan memenangkan persidangan di pengadilan setelah proses hukumnya terus bergulir sejak 2019.

Irfan Setiaputra Dirut Garuda Indonesia

Selasa, 18 Mei 2021 - 16:00 WIB

GIA Group Layani Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin yang Telah Mendapat Vaksinasi

Garuda Indonesia Group melalui lini layanan penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink, menjadi maskapai penerbangan nasional pertama di Indonesia yang melayani penerbangan dengan pilot dan awak…

Kawasan Industri Jababeka (Istimewa)

Selasa, 18 Mei 2021 - 15:39 WIB

Triwulan I-2021, Pendapatan Jababeka Melesat 35% Jadi Rp640,60 Miliar

Jakarta - PT Jababeka Tbk (KIJA) membukukan total pendapatan Rp 640,60 miliar pada triwulan pertama 2021. Itu artinya, pendapatan perusahaan properti tersebut tumbuh 35% jika dibandingkan di…

Chairman INEOS Sir Jim Ratcliffe

Selasa, 18 Mei 2021 - 15:00 WIB

INEOS Grenadier Teruji Tangguh di Medan Pegunungan

Prototipe Grenadier generasi terbaru ini telah disetujui oleh Chairman INEOS, Sir Jim Ratcliffe, setelah menaklukkan jalur menantang di gunung Schöckl, di dekat kantor pusat Magna Steyr di…