INDUSTRY.co.id-Jakarta-OJK senantiasa menerima masukan dari industri perbankan serta siap untuk mengambil kebijakan yang diperlukan dalam mendukung pemulihan ekonomi termasuk kinerja perbankan.

"Sampai dengan saat ini, pemulihan ekonomi mulai bergerak ke arah yang positif dengan beberapa indikator ekonomi bergerak naik," ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh santoso di Jakarta, Senin (29/3/2021)

OJK bersinergi bersama Pemerintah dan BI menetapkan rangkaian kebijakan yang bersifat antisipatif, extraordinary, dan akomodatif, serta forward looking untuk menahan pelemahan ekonomi lebih jauh dan menghindari gangguan stabilitas sistem keuangan.

OJK telah mengeluarkan kebijakan stimulus lanjutan di tahun 2021 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor jasa keuangan. Relaksasi temporer terhadap kebijakan prudensial tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kredit yang lebih cepat dengan mempertimbangkan adanya unsur idiosyncratic pada sektor jasa keuangan.

"Kami optimis bahwa pada tahun 2021, kinerja perbankan dapat tumbuh dengan sehat dan kuat dalam menghadapi tekanan serta dapat berkontribusi optimal untuk mewujudkan pemulihan ekonomi nasional," katanya.