INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan sumber pembiayaan SPAM Umbulan Pasuruan di Jawa Timur yang telah diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi Senin siang tadi.
Menurut Sri Mulyani total pembiayaan proyek tersebut mencapai Rp 2.58 triliun.
"Pendanaan berasal dari pinjaman PT IIF (lead) dan PT SMI senilai Rp 1,05 triliun. Fasilitas Penyiapan Proyek (PDF) dan Dukungan Kelayakan (VGF) Rp 818 Miliar dari Kementerian Keuangan," kata Sri Mulyani dikutip redakasi INDUSTRY.co.id dari laman Instagramnya pada Senin (22/3/2021).
Adapun yang bertindak sebagai penjaminan proyek ialah PT PII.
"Ini untuk memastikan delivery manfaat kepada masyarakat," ujarnya.
Untuk diketahui, PT IIF, PT SMI dan PT PII adalah BUMN dibawah Kementrian Keuangan.
Selain itu, menurut Sri Mulyani, proyek SPAM tersebut juga memperoleh dukungan konstruksi (Fisik) dari Kementerian PUPR senilai Rp 550,60 miliar.
"Dana dari APBN Ditjen Cipta Karya, selesai tahun 2020," jelasnya.
Dukungan pendanaan ini sebut Menkeu sangat penting dikarenakan air bersih merupakan kebutuhan dasar dan masukbdalam tujuan SGD.
"Air bersih adalah kebutuhan dasar manusia. Merupakan tujuan nomer 6 dari Sustainable Development Good (SDG)," ungkapnya.
Berikut adalah gambaran Proyek SPAM Umbulan Pasuruan di Jawa Timur yang diresmikan langsung oleh Presiden:
1. Nilai investasi Rp 2,58 triliun
2. kapasitas air 3.920 l/detik
3. Untuk 1,3 juta orang
4. Kabupaten Pasuruan 410 l/d
5. Kota Pasuruan (110 l/d),
6. Kabupaten Sidoarjo (1.200 l/d),
7. Kabupaten Gresik (1.000 l/d),
8. Kota Surabaya (1000 l/d),
9. Perusahaan Daerah Air Bersih (200 l/d)
10. Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK): Gubernur Jawa Timur. Badan Usaha Pelaksana Proyek adalah PT Meta Adhya Tirta Umbulan (META)
"Sejak Juni 2020, Proyek telah mengalirkan air kepada PDAM sebesar 920 liter per detik," tandas Sri Mulyani.