INDUSTRY.co.id - Tidak lama lagi President University akan memiliki blockchain center. Center tersebut direncanakan akan dinamakan sebagai President Blockchain Center (PBC). Rencana pendirian blockchain center sebetulnya sudah dibicarakan sejak akhir 2018 dan harapannya akan segera direalisasikan di tahun 2021 ini. 

Advertisement

Diharapkan PBC dapat memperkuat pengetahuan dan pemanfaatan blockchain khususnya untuk para mahasiswa di President University. Keterlibatan PBC secara teknis dalam kehidupan kampus salah satunya adalah dengan memberikan materi mengenai blockchain pada mata kuliah wajib universitas terkait dengan coding and big data. Seluruh mahasiswa tingkat pertama wajib mengikuti mata kuliah ini. Nama mata kuliah coding and big data pada tiap program studi disesuaikan dengan konteks program studi tersebut. Misalnya di program studi hukum, nama mata kuliah tersebut adalah “Coding and Big Data for Lawyers”. PBC juga berencana mengembangkan mata kuliah tersendiri terkait blockchain dengan melihat berbagai perspektif keilmuan dalam waktu dekat. Para pengajar dari mata kuliah tersebut adalah dosen yang tergabung dalam PBC dan juga akan turut mengundang praktisi blockchain sebagai pengajar tamu.  

Penguasaan konsep blockchain bukan hanya relevan untuk mahasiswa yang mempelajari IT saja. Mahasiswa yang mempelajari keilmuan lain juga relevan untuk mempelajari blockchain dikaitkan dengan keilmuan masing-masing. Misalnya, mahasiswa bisnis administrasi dan manajemen perlu menguasai apa itu Decentralized Finance (DeFi) dan apa relevansi serta implikasinya pada industri keuangan seperti perbankan. Contoh lain, mahasiswa yang mempelajari desain juga perlu menguasai Non-Fungible Token (NFT) termasuk pemanfaatannya antara lain dalam memasarkan karyanya. Mahasiswa hukum dapat mempelajari aspek hukum dari teknologi blockchain di Indonesia serta bagaimana negara-negara lain mengatur blockchain.

Advertisement

Masih banyak hal yang perlu dijelahi oleh PBC. Penjelajahan ini akan difokuskan pada beberapa bagian yang terintegrasi pada struktur organisasi PBC. Pada susunan kepengurusan PBC akan terdapat bagian (wakil ketua) DeFi—bagian ini juga memasukkan Centralized Finance / CeFi sebagai ranah yang perlu dikaji—serta bagian NFT yang cakupannya juga lebih luas dari sekedar produk desain saja. Pada PBC juga akan ada bagian yang fokus pada ekosistem Ethereum dan ekosistem lainnya yang mulai berkembang seperti Polkadot. Banyak sekali penggunaan teknologi blockchain untuk berbagai hal yang sudah berjalan pada ekosistem Ethereum yang menarik untuk dipelajari dan ini tidak terbatas hanya pada DeFi dan NFT saja. 

Bagian lain yang juga akan ada adalah bagian yang mengurus integrasi internal pemanfaatan teknologi blockchain di President University. Selain itu juga akan ada bagian inovasi pembuatan cryptocurrency dan bagian yang fokus pada proses pembiayaannya. 

Advertisement

Selain melakukan kegiatan pengajaran dan penelitian pada President University, PBC juga akan mengenalkan blockchain kepada masyarakat umum sebagai bagian dari pelaksanaan pengabdian masyarakat oleh President University. 


Oleh: Handa S. Abidin, S.H., LL.M., Ph.D.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan President University

Advertisement