Kemenperin Gerak Cepat Pastikan Pasokan Bahan Baku Tekstil

Oleh : Ridwan | Sabtu, 20 Maret 2021 - 10:30 WIB

Mesin testbed melt spinning untuk pengembangan bahan baku tekstil fungsional yang berada di Balai Besar Tekstl (BBT) Bandung
Mesin testbed melt spinning untuk pengembangan bahan baku tekstil fungsional yang berada di Balai Besar Tekstl (BBT) Bandung

INDUSTRY.co.id - Bandung - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu peningkatan daya saing industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional, salah satuya dengan berupaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku tekstil impor. 

Langkah yang dilakukan antara lain dengan mendorong pengembangan bahan baku tekstil yang berbasis serat sintetis.

"Bahan baku tekstil berbasis serat sintetis punya banyak keunggulan, antara lain memiliki durabilitas tinggi serta dapat direkayasa dengan menanamkan sifat dan fungsi khusus yang menunjang performa produk tekstil. Sifat ini dapat dikatakan abadi karena ditanamkan langsung pada bahan baku serat sintetis tersebut," ujar Plt. Kepala Balai Besar Tekstil (BBT) Kemenperin Wibowo Dwi Hartoto di Bandung, Jawa Barat (19/3). 

Ia menuturkan, sebagai upaya mendampingi para pelaku indsutri TPT dalam mengembangkan material tekstil berbasis serat sintetis, BBT Kemenperin menyediakan fasilitas berupa testbed ekonomis. 

Fasilitas tersebut diharapkan akan mampu mengembangkan produk-produk tekstil fungsional. Para pelaku industri TPT di tanah air diharapkan bisa memanfaatkan fasilitas tersebut. 

"Fasilitas testbed pengembangan tekstil fungsional dilengkapi melt spinning skala laboratorium dengan teknologi terbaru. Fasilitas tersebut memiliki kemampuan untuk mengolah berbagai jenis polimer menjadi benang filamen," jelasnya. 

Polimer yang dimaksud antara lain standard polymers, engineering polymers, high temperature polymers, corrosive, and aggressive polymers, dan bio sustainable and biomedical polymers. 

Fasilitas testbed tersebut memungkinkan industri melakukan pengembangan produk secara ekonomis, karena hanya membutuhkan sedikit bahan baku, mulai dari 0,5kg hingga 2 kg untuk bereksperimen yang akan menghasilkan formula berbagai varian benang filamen, baik untuk kebutuhan sandang atau functional apparel maupun technical textile. 

Selain itu, pengembangan produk functional apparel didukung melalui kemampuan color matching dan penyematan fungsi khusus pada serat seperti anti bakteri, anti api, atau pembuatan benang yang menunjang faktor kenyamanan seperti pengatur suhu (thermo-regulator), quick dry, anti kusut, dan sebagainya. 

"Sedangkan untuk technical textile, potensi produk tekstil sebagai bahan baku material bagi sektor-sektor lain seperti bidang penerbangan, kesehatan (biomedis), otomotif, pertanian, konstruksi, dan sebagainya," lanjutnya.

Kepala BBT Kemenperin optimis, fasilitas testbed untuk pengembangan tekstil fungsional, akan turut mendorong upaya kemandirian bahan baku tekstil nasional, karena sudah didukung oleh ekosistem industri TPT di sektor hulu. 

Menurutnya, di tanah air sudah ada industri polimerisasi chip sebagai bahan baku benang filamen hingga industri pemintalan serat filamen dengan teknologi melt spinning.  

Data Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (Apsyfi) mencatat, ada delapan perusahaan polimerisasi chip poliester, 12 perusahaan produsen benang filamen jenis poliester, empat perusahaan produsen benang filamen jenis nylon, dan empat perusahaan produsen benang viscose. 

"Salah satu kendala yang dialami sektor ini adalah belum optimalnya kegiatan pengembangan produk karena faktor sumber daya manusia dan fasilitas laboratorium research and development yang belum memadai," paparnya.

Wibowo menambahkan, dalam pengembangan fasilitas testbed untuk tekstil fungsional, BBT Kemenperin turut menggandeng berbagai pihak antara lain, asosiasi, akademisi, pelaku industri, perusahaan teknologi, pemerintah dan startup.

"Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan keunggulan dan daya saing yang dicapai melalui akses kepada sumber daya, seperti pasar, teknologi, kapital dan sumber daya manusia," tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi

Selasa, 05 Juli 2022 - 13:28 WIB

Pidato Presiden Jokowi pada Upacara Peringatan ke-76 Hari Bhayangkara

Atas nama rakyat, bangsa, dan negara, saya menyampaikan selamat Hari Bhayangkara ke-76 dan memberikan penghargaan atas kerja keras Polri dalam melayani rakyat, dalam membela bangsa dan negara.

Artis ChaCha Marisa

Selasa, 05 Juli 2022 - 12:42 WIB

Artis ChaCha Marisa Kesal Foto Syurnya Tersebar di Medsos, Lapor Polisi

Bintang film dan model iklan laris Chacha Marisa kesandung masalah, foto syurnya tersebar luas di media sosial. Dengan kasus yang menimpanya, bintang film Makmum 2, Gentayangan, Perjanjian dengan…

Presiden dan Ibu Iriana Disambut Tradisi Penyambutan oleh Taruna saat Tiba di AKPOL Semarang

Selasa, 05 Juli 2022 - 12:30 WIB

Presiden dan Ibu Iriana Disambut Tradisi Penyambutan oleh Taruna saat Tiba di AKPOL Semarang

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo tiba di Gerbang Tanggon Kosala, Akademi Kepolisian (Akpol), Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa, 5 Juli 2022, sekitar pukul 07.15 WIB.…

BCA Raih Penghargaan Gold Champion dalam BISRA Award 2022

Selasa, 05 Juli 2022 - 12:22 WIB

BCA Raih Penghargaan Gold Champion dalam BISRA Award 2022

Komitmen PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) dalam menghadirkan service excellence dan inovasi terdepan serta nilai tambah bagi masyarakat telah mengantarkan BCA dalam beberapa ajang penghargaan.…

OPPO Rayakan 100 Tahun Center Court dengan menjadi Mitra Global Wimbledon

Selasa, 05 Juli 2022 - 11:25 WIB

OPPO Rayakan 100 Tahun Center Court dengan Menjadi Mitra Global Wimbledon untuk 4 Tahun Berturut-Turut

OPPO melanjutkan komitmen untuk menginspirasi pengguna globalnya, OPPO merayakan hari jadi Centre Court yang ke-100 dengan meluncurkan kampanye terbarunya bernama Inspiration Ahead. Center Court…