INDUSTRY.co.id, Jakarta-PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) baru saja menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) pada Rabu, 10 Maret 2021.

Bertempat di kantor pusat Bank Tabungan Negara (BTN), RUPS bank dengan kode saham (BBTN) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini diselenggarakan pada pukul 10.00 WIB.

Ada beberapa  mata acara. Beberapa yang menarik dicermati adalah pertama, penetapan penggunaan laba bersih BTN untuk Tahun Buku 2020, Kedua, penetapan remunerasi/penghasilan (gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan) Tahun Buku 2021, serta tantiem untuk Tahun Buku 2020 bagi Direksi dan Dewan Komisaris (BBTN) serta persetujuan atas Perubahan Susunan Pengurus Perseroan. Salah satunya adalah pengangkatan Haru Koesmahargyo menjadi orang nomer satu di (BBTN)

Bankir karir di PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBTN) ini akan menggantikan posisi Pahala Mansyuri yang ditunjuk menjadi wakil dari Menteri BUMN  Erick Thohir, menggantikan Budi Gunadi Sadikin yang menjadi Menteri Kesehatan.

Merujuk rekam jejak karier Haru, lulusan Teknik Industri Pertanian dari Universitas Brawijaya ini tercatat pernah menjadi Kepala Desk Hubungan Investor Divisi Sekretariat Perusahaan di BRI sepanjang tahun 2009-2011.

Pada tahun 2011-2014, Haru lantas menjadi General Manager di Kantor Cabang Luar Negeri New York BBRI.

Karier lulusan investment banking dari Emory University ini  terus berlanjut dengan menjadi Kepala Divisi Treasury di kantor Pusat BBRI selama setahun yakni di 2014-2015.

Hanya setahun memegang treasury, Haru lantas diangkat  menjadi Direktur Keuangan BBRI pada tahun 2015 hingga Januari 2021. Haru berhenti menjadi Direktur Keuangan BBRI dalam RUPSLB pada Januari 2021. RUPST BTN resmi menunjuk Haru Koesmahargyo selaku Direktur Utama Bank BTN