INDUSTRY.co.id - Jakarta, Sistem Pelacakan Mandiri Penilaian Angka Kredit (Selancar PAK) yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim pekan lalu terus menuai pujian dan apresiasi dari para dosen-dosen asal berbagai perguruan tinggi ditanah air.

Advertisement

Pasalnya, sistem baru tersebut yakni Selancar PAK mampu membantu dan mempermudah dalam mengurus pangkat akademik, khususnya selama bekerja di rumah pada masa pandemi ini.

“Aplikasi ini ternyata sangat mudah, praktis, aman dan menghemat waktu dalam mengurus pangkat akademik.” ujar Iskandar, Dosen Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong dalam keterangannya seperri dikutip redaksi INDUSTRY.co.id pada Selasa (9/3/2021).

Advertisement

Ia menyatakan antuasiasmenya terhadap Selancar PAK. Ia menilai kemudahaan penggunaan dan manfaat nyata pada sistem ini.

Hal senada juga diutarakan oleh Dosen Institut Agama Islam Negeri Palopo Baderiah. Ia merasa lebih termotivasi setelah memanfaatkan Selancar PAK untuk melacak perkembangan penilaian angka kreditnya. 

Advertisement

“Dengan aplikasi tracking PAK, dosen lebih termotivasi untuk berkarir.” Tutur Baderiah.

Hal serupa juga dirasakan oleh dosen asal Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, M. Fitra Zambak.

Advertisement

Saking bahagianya ia mengekspresikan pengalaman menggunakan aplikasi tersebut dalam sebuah pantun. 

“Anak petani tiba di Deli, menanam padi hingga pagi. PAK Dikti siap melayani, membantu dosen sepenuh hati,” tukasnya.

Tak hanya itu, Dosen asal Universitas Diponegoro, Suharnomo, juga menyatakan optimistis aplikasi Selancar PAK mampu memberikan informasi yang dibutuhkan secara akurat dan dilacak dari berbagai tempat. 

“Tracking Mandiri PAK keren banget!” pungkas Suharmono.

Asal tau saja, sebelumnya, Sistem Pelacakan Mandiri Penilaian Angka Kredit (Selancar PAK) telah diluncurkan bersamaan dengan Dasbor Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Command Center Dikti oleh Mendikbud Nadiem Makarim pada Jumat lalu (5/3/2021).

Aplikasi ini menurut Nadiem bertujuan untuk mempermudah dosen dalam mengetahui proses usulan PAK serta mendapat informasi-informasi melalui surat elektronik (e-mail) dan aplikasi WhatsApp secara real time dan transparan. 

Selain itu, selancar PAK juga dapat diakses langsung lewat ponsel pintar.

“Semoga dengan dirancang dan diluncurkannya ketiga aplikasi ini, ibu dan bapak dosen terus termotivasi untuk mengembangkan kualitas diri, peserta didik, dan institusi untuk sistem pendidikan Indonesia” tandas Nadiem.