Luar Biasa! Tak Hanya Mampu Cetak Laba Bersih Rp323 Miliar, Ini Deretan Capaian Gemilang Arwana Citramulia di Tengah Pandemi

Oleh : Ridwan | Selasa, 09 Maret 2021 - 06:10 WIB

Jajaran Direksi dan Komisaris PT Arwana Citramulia Tbk. seusai RUPST tahun buku 2020
Jajaran Direksi dan Komisaris PT Arwana Citramulia Tbk. seusai RUPST tahun buku 2020

INDUSTRY.co.id - Serang - PT Arwana Citramulia Tbk. (ARNA) berhasil mencatatkan laba bersih Rp 323,01 miliar dari hasil penjualan yang mencapai Rp 2,21 triliun sepanjang tahun 2020.

Hasil tersebut sangat menggembirakan, dimana pencapaian laba bersih naik 49,87 year-on-year (yoy). Sementara penjualan juga mengalami kenaikan 2,79 persen yoy.

Direktur ARNA Edy Suyanto mengatakan, hasil laba bersih tersebut dapat dicapai berkat margin yang meningkat dari 10,02 persen menjadi 14,6 persen. 

Selain itu, juga ditopang oleh pemakaian bahan baku dan energi yang lebih efisien, strategi product mix yang mampu memperbaiki harga jual rata-rata, peningkatan jumlah pelanggan, serta kebijakan penurunan harga gas bagi industri keramik dari pemerintah.

"Per unit produksinya, pemakaian glaze tercatat turun 3,34 persen, pemakaian gas turun 6,45 persen. Sementara jumlah pelanggan pada tahun 2020 naik 10,84 persen dibandingkan tahun 2019," kata Edy dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2020 secara virtual (8/3/2021).

Pada tahun buku 2020, ARNA juga mencatatkan rekor volume penjualan bulanan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, yaitu pada bulan Oktober dengan hasil 5,56 juta meter persegi. 

"Rekor-rekor penjualan bulanan lain juga mampu dicatat pada tahun 2020," jelasnya.

Menurut Edy, pencapaian-pencapaian tersebut sangat menggembirakan, karena justru bisa dicatat pada masa pandemi Covid-19 yang penuh tantangan dimana tingkat utilisasi industri keramik hanya mencapai 56 persen dari kapasitas produksi.

Disisi lain, perseroan akan membagikan dividen tunai Rp 30 per lembar saham dengan total nilai mencapai Rp 217,67 miliar atau sekitar 67 persen dari total laba bersih yang diraih. Upaya ini sebagai wujud komitmen perseroan untuk memberikan imbal hasil yang baik atas investasi yang dipercayakan para pemegang saham.

Pada tahun 2020, PT Arwana Citramulia Tbk masuk ke dalam daftar "200 Best Under A Billion Asia" dari majalah Forbes Asia untuk ketiga kalinya. Penghargaan serupa pernah diterima padaa tahun 2006 dan 2014. 

"Penghargaan tahun 2020 terasa sangat istimewa, karena kami mampu melawan arus dengan tetap bertumbuh di tengah kondisi pandemi Covid-19," tutup Edy.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Waresix Logistic

Selasa, 22 Juni 2021 - 11:44 WIB

Waresix, Startup Pertama yang Terintegrasi Sistem Logistik Nasional

Pemerintah terus berkomitmen untuk menciptakan ekosistem logistik yang semakin efisien di Indonesia. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, pada September tahun lalu pemerintah meluncurkan Program…

Istana Potala di Lhasa, Tibet (Ist)

Selasa, 22 Juni 2021 - 11:30 WIB

Dampak Pandemi, Situs Bersejarah di Tibet dibanjiri Wisawatan Asal China

Wisatawan asal China baru-baru ini dilaporkan menyerbu tempat wisata di Tibet. Hal ini dikarenakan dampak dari pembatasan pandemi Covid-19 sehingga wisatawan China yang biasanya melancong ke…

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Selasa, 22 Juni 2021 - 10:40 WIB

Berlaku Mulai Hari Ini, Inilah Ketentuan Pengetatan PPKM Mikro

Pemerintah akan kembali melakukan penebalan dan penguatan pelaksanaan PPKM Mikro yang berlaku pada tanggal 22 Juni hingga 5 Juli 2021.

Menkeu Sri Mulyani (ist)

Selasa, 22 Juni 2021 - 10:20 WIB

Asiiikk, Sri Mulyani Bawa Kabar Gembira! Insentif PPnBM Sektor Otomotif dan PPN Properti Diperpanjang Hingga Akhir Tahun 2021

Pemerintah memastikan sejumlah insentif fiskal atau perpajakan seperti diskon PPnBM mobil dan PPN properti diperpanjang hingga akhir Desember 2021. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK)…

Industri fesyen muslim

Selasa, 22 Juni 2021 - 10:15 WIB

Kemenperin Dorong Sertifikasi Halal Produk Fesyen Muslim

Kementerian Perindustrian berperan aktif mendorong pengembangan industri halal karena memiliki potensi besar dalam memacu perekonomian nasional. Apalagi, Indonesia memiliki peluang emas untuk…