PTPP Garap Pembangunan Proyek MUTIP Senilai Rp940 Miliar

Oleh : Hariyanto | Kamis, 04 Maret 2021 - 15:59 WIB

PT PP
PT PP

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia telah menandatangani kontrak perjanjian kerjasama dalam pembangunan Paket I Mandalika Urban and Tourism Infrastructure Project (MUTIP) di Nusa Tenggara Barat. Penandatangan Kerjasama tersebut dilaksanakan pada hari Selasa (2/3/2021) di Hotel Kempinski, Jakarta.

"Konsorsium pembangunan Paket I Mandalika Urban and Tourism Infrastructure Project (MUTIP) telah ditunjuk sebagai Pemenang oleh ITDC beberapa waktu lalu. Dalam pembangunan proyek ini, PTPP dipercaya oleh ITDC untuk menjadi lead consortium dengan porsi pekerjaan sebesar 40%," kata Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad dalam keteranganya yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis (4/3/2021).

"Perolehan proyek tersebut akan menambah nilai kontrak baru PTPP di bulan Februari ini. Berbekal pengalaman dan kualitas pekerjaan yang dimiliki oleh PTPP, kami yakin dapat menyelesaikan perkerjaan pembangunan sesuai dengan waktu yang telah ditargetkan dan kualitas terbaik," sambungnya.

Kontrak Kerjasama pembangunan proyek tersebut ditandatangani oleh perusahaan JO, yaitu: PTPP, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Bunga Raya Lestasri (BRL) yang diwakili oleh PTPP bersama dengan PT Pembangunan Pariwisata (Persero) (ITDC) selaku Pemilik Proyek. 

Dalam penandatanganan tersebut, Bandung Sasmitoharjo selaku SVP Divisi Infrastruktur 1 PTPP mewakili perusahaan dalam penandatangan kontrak tersebut, sedangkan dari ITDC diwakili oleh Abdulbar M. Mansoer selaku Direktur Utama.

Penandatangan tersebut disaksikan langsung oleh Jajaran Direktur Utama PTPP, WIKA, dan BRL. Dalam acara tersebut juga turut dihadiri oleh Agus Purbianto selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPP, Yuyus Juarsa selaku SVP Corporate Secretary PTPP, bersama dengan jajaran Manajemen ITDC, WIKA, dan BRL.

Proyek pembangunan proyek infrasttuktur kawasan senilai Rp. 940 miliar ini berlokasi di Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Proyek ini dikerjakan oleh Konsosrium, yaitu: PTPP, WIKA, dan BRL dimana dalam pembangunan ini PTPP dipercaya oleh pemilik proyek sebagai Lead Consortium dalam proyek tersebut dengan porsi pekerjaan 40%.

Masa pelaksanaan pekerjaan proyek ini ditargetkan selama 730 (tujuh ratus tiga puluh) hari kalender atau 24 (dua puluh empat) bulan dan masa pemeliharaan selama 1 (satu) tahun.

Proyek yang dimiliki oleh ITDC ini memiliki ruang lingkup pekerjaan, antara lain: pekerjaan pembangunan Jalan, Tempat Penyebrangan, Area Parkir, Penerangan Jalan, River Training, Tempat Evakuasi Sementara, Laguna Barat, Fasilitas Inti Amenity, Gerbang dan Security Booth, Jaringan Pipa, Pemadam Kebakaran, Tempat Limbah, Tangki Air Tanah, dsb. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Haru Koesmahargyo, Dukung PEN-ICRG, Bank BTN Transplantasi 710 Terumbu Karang dan Lepas 7.100 Tukik di Bal

Minggu, 11 April 2021 - 21:41 WIB

Luar Biasa Terobosan Pak Haru Koesmahargyo, Dukung PEN-ICRG, Bank BTN Transplantasi 710 Terumbu Karang dan Lepas 7.100 Tukik di Bali

DenpasarSebagai bentuk komitmen perusahaan untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan hidup, sekaligus dalam rangka mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui program Indonesia Coral…

Ilustrasi Uang (ist)

Minggu, 11 April 2021 - 21:08 WIB

DPR dan Pakar Ekonomi Ungkap Beban Berat APBN Pulihkan Perekonomian

kewenangan dalam Perppu 1 Tahun 2020, dan disempurnakan dalam UU Nomor 2 Tahun 2020, untuk menetapkan batas defisit anggaran melampaui 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) selama masa penanganan…

Saleh Partaonan Daulay , Komisi IX DPR

Minggu, 11 April 2021 - 20:45 WIB

Saleh DPR: Masjid BUMN dan Pemerintah Harus Tetap Moderat, Tak Boleh Bermazhab

Anggota DPR RI Saleh Partaonan Daulay menyerukan masjid-masjid harus tetap menjaga sikap moderatnya di tengah masyarakat. Masjid tidak boleh berafiliasi pada mazhab dan aliran tertentu, apalagi…

Ilmuwan BATAN (ist)

Minggu, 11 April 2021 - 20:33 WIB

Agar Maju, Pemerintah Diminta DPR Kembangkan Tenaga Nuklir, Sugeng: Skala Kecil Saja Dulu, Kami Dukung...

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menyampaikan, tenaga nuklir saat ini sudah dikembangkan dan menjadi tren di negara-negara maju sebagai energi alternatif.  Menurutnya, Indonesia sebenarnya…

Pembangkit Listrik

Minggu, 11 April 2021 - 20:07 WIB

MIGA, World Bank Group Bakal Jamin 95% Proyek Energi Terbarukan PLN Selama 5 Tahun Kedepan

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pertemuan dengan Lembaga Penjamin Investasi Multilateral atau Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA)…