Makin Panas! Stafsus Sri Mulyani 'SkakMat' Susi Pudjiastuti Soal Utang Luar Negeri, Bikin Merinding...

Oleh : Ridwan | Rabu, 17 Februari 2021 - 15:45 WIB

Susi Pudjiastuti (Ist)
Susi Pudjiastuti (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti berbalas cuitan di akun media sosial Twitter dengan Stafsus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo terkait dengan utang luar negeri Indonsia.

Hal tersebut bermula ketika Susi memposting tautan berita sebuah media online nasional soal utang luar negeri di akun Twitternya @susipudjiastuti. pada Selasa (16/2). 

Berita tersebut membahas utang luar negeri Indonesia yang mencapai Rp 5.803 triliun yang dikaitkan dengan janji kampanye Presiden Joko Widodo untuk menekan utang pemerintah.

Yustinus kemudian membalas postingan tersebut. Ia menjelaskan utang pemerintah hanya Rp 2.970 triliun dari total utang luar negeri di Indonesia yang mencapai Rp 5.803 triliun. 

Ia mengatakan jumlah total utang luar negeri tersebut merupakan penggabungan dari utang pemerintah dan swasta.

"Bu @susipudjiastuti ysh, ijin meluruskan utk pemahaman publik saja. Total ULN Rp 5. 803 T ini utang pemerintah dan swasta. ULN Pemerintah sendiri Rp 2.907 T. Kenapa oleh @kompascom semua diframing ke Jokowi? Ini yg saya maksud, bahwa perlu dicermati kl retweet tanpa cerita," cuit Yustinus pada akun pribadinya, @prastow pada Rabu (17/2).

Sementara terkait dengan janji kampanye yang disinggung dalam tautan berita yang dicuitkan Susi, Yustinus menilai janji tersebut dibuat jauh di tahun 2014 yang merupakan awal periode pertama Jokowi menjabat. Menurutnya kondisi sekarang sudah berbeda.

Yustinus kemudian menyinggung Susi yang merupakan bagian dari pemerintahan kala itu. Menurutnya utang pemerintah juga digunakan Susi untuk pembiayaan di Kementerian Kelautan dan Perikanan saat Susi menjabat.

"Bu @susipudjiastuti , itu kan ucapan tim kampanye 2014, tentu conditional, ada penjelasannya. Ibu kan bagian pemerintahan Jokowi-JK yang berutang utk pembiayaan, trmsk membiayai program Kementerian @kkpgoid . Bantu jelasin dong Bu *saya penggemar Ibu lho," cuit Yustinus.

Membalas penjelasan Yustinus, Susi menilai tautan yang dicuitkannya itu merupakan berita positif untuk pemerintah. Sebab, juga dijelaskan dengan cukup jelas dan baik soal rincian utang luar negeri pemerintah.

"Pak Prastowo, artikel kompas diatas justru positif .. dan menurut saya cukup jelas dan baik. Tidak perlu lagi saya mengomentari. Tapi ada kawan2 yg brp hr ini memang antipati sm saya gara2 cuitan unfollow hate speech .. semua shared saya sudah dianggap negatif," kata Susi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Bank BRI, Sunarso

Senin, 12 April 2021 - 12:55 WIB

Raih 7 Penghargaan dalam Sepekan, Sunarso Dipuji Habis Menteri BUMN RI Pertama: Pencapaian Luar Biasa, CEO Bank BRI Tidak Diragukan Lagi...

Direktur Utama BRI Sunarso diganjar dua penghargaan sekaligus sebagai The Best CEO dan juga sebagai CEO Strategic Orientation Terbaik. Penghargaan diberikan kepada BRI berdasarkan hasil penilaian…

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dan Manfaat Pameran Hannover Messe 2021

Senin, 12 April 2021 - 12:21 WIB

Goks! Menperin Agus Bocorkan Sederet Manfaat Indonesia Jadi Official Partner Country di Hannover Messe 2021

Menteri Perindusterian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menungkapkan sederet manfaat bagi industri dan perekonomian nasional dari partispasi Indonesia dalam official partner country Hannover…

Centara Resort

Senin, 12 April 2021 - 12:00 WIB

Berlibur ke Vietnam, Bisa Kunjungi Centara Mirage Resort Mui Ne

Centara Hotels & Resorts, operator hotel terkemuka di Thailand, memperluas merek resor bertema keluarga yang populer dengan Centara Mirage kedua di dunia, terletak di pantai Vietnam selatan…

Adhi S Lukman-Ketua Asosiasi Gabungan Pengusaha Makanan Dan Minuman Indonesia

Senin, 12 April 2021 - 11:43 WIB

Duh, GAPMMI Beberkan Penyebab Utama Pelaku Industri Mamin Belum Bisa Terapkan Praktik Industri 4.0

Indonesia terus mempersiapkan diri untuk menghadapi era Industri 4.0 sejak diluncurkannya inisiatif “Making Indonesia 4.0” oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin), yang mana industri…

Ketua Umum DDII, Dr. Adian Husaini mengatakan, program Ramadhan merupakan upaya Dewan Da'wah untuk memasifkan dakwah lewat berbagai platform digital dengan menghadirkan para ustad yang mumpuni

Senin, 12 April 2021 - 11:41 WIB

DDII Luncurkan Program Ramadhan 24 Jam Meraih Berkah Bersama

Menyambut Ramadan 1442 Hijriah, Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII) meluncurkan program '24 Jam Meraih Berkah Bersama Dewan Da'wah". Tujuannya, agar umat Islam Indonesia semakin mudah dalam…