INDUSTRY.co.id - Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkirakan, aliran modal investasi asing pada 2021 mencapai USD 19,6 miliar atau sekitar Rp 274,67 triliun.
Bahkan, aliran modal asing yang masuk ke Tanah Air tahun ini akan menjadi yang terbesar kedua setelah China.
"Kami perkirakan aliran modal investasi portofolio tidak termasuk PMA ini USD 19,6 miliar," kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, kemarin.
Besaran ini, lanjut Perry, menjadi potensi yang harus dijaga dalam stabilitas eksternal dalam rangka mengelola perekonomian nasional.
"Ini terbesar kedua setelah China dan berpotensi buat menjaga stabilitas eksternal," kata dia.
Perry menyebutkan, pada 2020, jumlah aliran modal asing yang masuk hanya USD 9,45 miliar atau Rp 132,43 triliun. Ini terjadi karena adanya ketidakpastian pasar keuangan di Maret 2020 lalu.
Sementara itu, secara keseluruhan aliran modal asing yang masuk ke Indonesia termasuk investasi portofolio mencapai 0,5 persen dari PDB. Perry memperkirakan pada tahun ini akan mencapai 1,5 persen dari PDB nasional.
"Kami perkirakan tahun ini sekitar 1 persen sampai 2 persen dari PDB atau diambil tengahnya 1,5 persen dari PDB," tuturnya.