Ini Besaran BLT Gaji Pekerja yang Disetop Tahun Ini

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 02 Februari 2021 - 07:38 WIB

Pekerja memeriksa tower komunikasi milik XL Axiata. (Rizki Meirino/INDUSTRY.co.id)
Pekerja memeriksa tower komunikasi milik XL Axiata. (Rizki Meirino/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Pemerintah tidak melanjutkan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi pekerja bergaji di bawah Rp5 juta tahun ini. Pasalnya, subsidi gaji pekerja itu tidak dianggarkan dalam APBN 2021.

"Kami masih menunggu, sementara memang di APBN 2021 belum atau tidak dialokasikan. Nanti, kami lihat bagaimana kondisi ekonomi berikutnya, tetapi memang tidak dialokasikan di APBN 2021," ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, usai penandatanganan MoU antara Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan Ditjen Binalattas dengan mitra, asosiasi/industri di BBPLK Medan, akhir pekan lalu. Tulisan dikutip industry.co.id dari CNN Indonesia.

Seperti diketahui, BLT gaji merupakan salah satu program bantuan pemerintah untuk penanganan dampak pandemi covid-19. Pekerja bergaji di bawah Rp5 juta tersebut menerima bantuan senilai total Rp2,4 juta selama 4 bulan, atau Rp600 ribu setiap bulannya.

Namun, pencairannya dilakukan setiap 2 bulan sekali, atau Rp1,2 juta untuk setiap pencairan BLT gaji.

"Jadi untuk subsidi bulan September-Oktober akan kami berikan pada akhir Agustus ini. Dan 2 bulan berikutnya akan diberikan. Jadi diberikan dalam bentuk transfer langsung ke rekening penerima 2 bulan sekali, Rp1,2 juta," ujar Ida beberapa waktu lalu.

Untuk mendata penerima bantuan, Kementerian Ketenagakerjaan menggunakan basis data BPJS Ketenagakerjaan. Target penerima bantuan ini mencapai 12,4 juta pekerja dengan total anggaran mencapai Rp29,76 triliun.

Per Januari 2021, pemerintah telah menyalurkan BLT kepada 12,29 juta pekerja pada termin pertama. Kemudian, total pekerja yang mendapatkan BLT pada termin kedua sebanyak 12,24 juta orang.

Namun, Ida mengatakan pencairannya belum mencapai 100 persen. Pasalnya, pemerintah belum mencairkan BLT bagi pekerja bergaji di bawah Rp5 juta kepada 270.489 calon penerima. Jumlah itu terdiri dari 110.762 pekerja pada termin pertama dan 159.727 pekerja di termin kedua.

Dari sisi anggaran, total dana yang dikucurkan sebesar Rp29,44 triliun atau 98,91 persen dari target sebesar Rp29,76 triliun. Terdiri dari Rp14,75 triliun pada termin pertama dan Rp14,69 triliun pada termin kedua.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

MenkopUKM Teten Masduki usai membuka InaFashion Smesco Online Expo

Rabu, 21 April 2021 - 18:41 WIB

Dongkrak Penjualan Produk UMKM Fesyen, KemenkopUKM Gandeng Hippindo Gelar InaFashion Semsco Onlie Expo

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki membuka secara resmi pameran virtual InaFashion Smesco Online Expo 2021 yang berlangsung pada 21-30 April 2021. Pameran ini merupakan hasil kolaborasi…

Jokowi Tinjau Kawasan Industri Batang

Rabu, 21 April 2021 - 18:39 WIB

Luar Biasa Dahsyat! Diam-diam Industri Kaca Terbesar di Asia Tenggara, Industri Prekursor dan Katoda Antre Masuk Kawasan Industri Batang

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerjanya di Kawasan Industri Terpadu Batang, di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah mengungkapkan progres pembangunan…

BBM, SPBU (Foto/Rizki Meirino)

Rabu, 21 April 2021 - 18:14 WIB

Asik...Pertamina Guyur Promo di Harkonas, Konsumen Bisa Beli BBM Dengan Harga Rp300 Per Liter

Sepanjang bulan April, masyarakat bisa menikmati pembelian Pertamax Series dan Dex Series dengan harga hemat Rp 300 per liter tanpa batas maksimal transkasi menggunakan aplikasi MyPertamina…

VIDIA Penyelenggara Sertifikat Elektronik

Rabu, 21 April 2021 - 18:00 WIB

Penyelenggara Sertifikat Elektronik Sediakan Dokumen Digital Terpercaya melalui Tanda Tangan Elektronik

PT Indonesia Digital Identity (VIDA) menjadi perusahaan Penyelenggara Sertifikat Elektronik pertama di Indonesia yang terdaftar sebagai penyedia layanan tanda tangan elektronik yang aman dan…

Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Arcandra Tahar

Rabu, 21 April 2021 - 17:15 WIB

Arcandra Tahar Sebut PGN Punya Peran Penting Ambil Peluang Optimalkan Kebutuhan LNG Dunia yang Semakin Membesar

Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Arcandra Tahar mengungkapkan, PGN memiliki posisi strategis dalam penyediaan energi yang ramah lingkungan dan efisien di dalam negeri. Dijelaskan…