INDUSTRY.co.id - Jakarta, Minimnya eksplorasi lapangan baru berdampak pada penurunan produksi minyak Indonesia. Jika kondisi ini terus berkelanjutan maka akan mempersulit indonesia untuk capai ketahanan energi.

Advertisement

Ketua Bidang Energi Seknas Jokowi, Tumpak Sitorus mengatakan, saat ini pemerintah harus fokus membenahi sektor migas untuk mencapai ketahanan energi. Hal tersebut di buktikan dengan didirikanya pangkalan militer di blok Natuna.

"Dengan didirikannya pangkalan militer di blok Natuna, harusnya kita lebih aware terhadap ancaman ketahanan energi, sesegera mungkin ke depannya Indonesia harus berbenah diri dalam sektor Migas," kata Tumpak di Warung Daun, Sabtu (10/12).

Advertisement

Menurut Tumpak, sektor Migas memiliki peran penting dalam sebuah negara. Pasalnya energi merupakan kebutuhan primer yang dibutuhkan masyarakat dalam menjalani aktivitasnya.

"Strategisnya sektor Migas, bagaimanapun kelangsungan bangsa ini tergantung pada pembenahan sektor Migas," katanya.

Advertisement

Soal sektor migas, Kepala Humas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Taslim Z Yunus mengatakan, Indonesia adalah top 10 dalam bidang Migas. Namun seiring menurunnya produksi dalam negeri posisi Indonesia terus turun dan kini hanya menempati peringkat 113.

"Dulu Indonesia adalah Top 10 dalam sektor Migas, namun sekarang posisinya 113 dari 126 negara." Ujar Yunus.

Advertisement