INDUSTRY.co.id - Penangkapan sejumlah tokoh nasional oleh aparat kepolisian dalam tuduhan upaya makar atau penggulingan pemerintahan Presiden Jokowi dinilai sebagai tantangan serius dalam penguatan perlindungan hak kebebasan berekspresi.
Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, upaya penguatan perlindungan terhadap hak kebebasan berekspresi, berorganisasi, berkumpul dan menyampaikan pendapat menjadi tantangan serius atas pembangunan HAM di tanah air.
Menurutnya, dengan perkembangan demokrasi yang sudah cukup baik, semestinya negara semakin matang dalam merespon dan menyikapi kritik dari masyarakat.
"Sehingga peristiwa penangkapan kepada sejumlah tokoh atas tuduhan makar yang terjadi baru-baru ini, tidak perlu terjadi. Tindakan tersebut hanya akan meningkatkan kesan represif negara terhadap jaminan berekspresi dan berpendapat," kata Fadli, melalui rilisnya, Jakarta, Sabtu (10/12).
Fadli mengingatkan, UUD 1945 sudah memberikan landasan yang kokoh mengenai pembangunan berbasis HAM. Baik itu dalam menjamin hak sosial, politik, ekonomi, dan budaya.
"Kehadiran negara di tengah masyarakat secara bijak dan proporsional, menjadi hal yang imperatif dalam mewujudkan agenda pembangunan yang berwawasan HAM," tegasnya.