Belum Genap Sebulan Jabat Mendag, M. Lutfi Lapor Presiden Jokowi Temukan 'Harta Karun' Rp500 Triliun

Oleh : Ridwan | Kamis, 14 Januari 2021 - 19:40 WIB

Menteri Perdagangan M. Lutfi
Menteri Perdagangan M. Lutfi

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Indonesia menemukan 'harta karun' baru dalam komoditas ekspor. Menteri Perdagangan M. Lutfi bahkan menyebut nilainya sampai ratusan triliun, komoditas tersebut adalah sarang burung walet.

"Sarang burung walet ini sesuatu yang menarik, saya sudah lapor ke Bapak Presiden karena saya bilang, saya yakin pertumbuhan yang ditargetkan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) akan tercapai oleh Kementerian Perdagangan," kata M. Lutfi saat Peluncuran Platform Dagang Digital Indonesia Store (IDNStore), Kamis (14/1/21).

Selama ini Indonesia mengandalkan banyak komoditas lain demi mengejar defisit neraca perdagangan, mulai dari lemak dan minyak hewan/nabati sebesar, mesin dan perlengkapan elektrik hingga kendaraan dan bagiannya.

Sayang, defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) masih kerap terjadi tiap kuartalnya.

Kali ini, sarang burung walet yang coba menjadi andalan.

"Kita ini penghasil pengekspor konon kabarnya 2.000 ton burung walet, 110 ton di antaranya sudah terakreditasi dan dijual langsung ke RRT (Republik Rakyat Tiongkok. Bisa dibayangkan dari 110 ton, 1 Kg nilainya Rp 25 juta dan sisanya kita lewati beberapa negara singgahan. Hong Kong, Vietnam, Malaysia dan ujungnya sampai juga ke RRT. Harga tersebut kita hitung kali 2.000 ton saja kali Rp 25 juta nilainya Rp 500 triliun, artinya US$3,5 billion," papar Mendag.

Pemerintah Indonesia sudah mengajukan agar Pemerintah RRT dapat memberikan bimbingan teknis bagi perusahaan sarang burung walet Indonesia sehingga dapat memenuhi ketentuan kapasitas dan syarat eksportasi ke RRT.

Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara eksportir sarang burung walet ke RRT dengan pangsa pasar sebesar 75,3 persen.

Nilai impor sarang burung walet RRT dari Indonesia pada periode Januari-November 2020 mencapai USD 350,93 juta, atau meningkat sebesar 88,6 persen dari periode yang sama tahun 2019 yang mencapai USD 186,07 juta.

"Kami berharap di tahun 2021 Pemerintah RRT bisa membuka akses lebih luas bagi produk sarang burung walet dan buah nanas Indonesia untuk memenuhi permintaan masyarakat Tiongkok yang cukup tinggi," kata Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jejeran Unit Produksi Astra Daihatsu Motor di Fasilitas Logistik

Minggu, 18 April 2021 - 08:27 WIB

Permintaan Mobil Melonjak, Tak Nyangka, Daihatsu Lakukan Ini..

Jakarta-Pemerintah telah mengimplementasikan program relaksasi pajak (PPnBM) secara bertahap dimulai pada Maret 2021 dalam rangka memberikan stimulus untuk pasar otomotif di Indonesia. Dukungan…

Ilustrasi Tempat Pembuangan Sampah Menjadi Bahan Bakar Alternatif Berupa Refused Derived Fuel (Photo by BUMN)

Minggu, 18 April 2021 - 08:15 WIB

Ini Dia Terobosan Keren, Gerakan Sedekah Sampah Berbasis Masjid

Jakarta– Pendekatan keagamaan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengelola sampah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa nomor 47/2014 tentang pengelolaan…

Pengisian LPG 3kg

Minggu, 18 April 2021 - 08:15 WIB

Kabar dari Pertamina Ini Bakal Bikin Warga Bandung Raya Tenang Selama Ramadan

Untuk mencukupi kebutuhan masyarakat selama Bulan Suci Ramadhan tahun ini. PT Pertamina (Persero) melalui Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram (Kg) secara…

Dodi Susanto, Direktur Operasional Asuransi Jasindo,

Minggu, 18 April 2021 - 07:30 WIB

Rogoh Rp1 Miliar, Jasindo Penuhi Janji Pembayaran Klaim Batu Split PPM

PT Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo membayarkan klaim untuk PT Papua Putra Mandiri (PPM) sebesar Rp 1 miliar .  Pembayaran klaim asuransi bidang kelautan (marine) Asuransi Jasindo…

Pemeriksaan Genose di Pelabuhan

Minggu, 18 April 2021 - 06:30 WIB

Bapak Ibu Tolong di Catat! Biaya Pemeriksaan GeNose C19 di Pelabuhan Rp30 Ribu, Berlaku Minggu Ini...

Layanan pemeriksaan cepat untuk deteksi dini Covid-19 dengan menggunakan alat Ge-Nose C19 mulai tersedia di sejumlah pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo…