Ini Startup Aplikasi Saham Untuk Bantu Investor Pemula Temukan Saham Berpotensi

Oleh : Hariyanto | Kamis, 31 Desember 2020 - 16:39 WIB

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)
Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Jumlah investor pasar modal terus mengalami peningkatan. Tercatat, sampai dengan 29 Desember 2020 jumlah investor mencapai 3,87 juta Single Investor Identification (SID) atau naik 56 persen dari posisi akhir 2019 lalu. Dari jumlah itu, investor saham juga naik sebesar 53 persen menjadi sejumlah 1,68 juta SID..

Di tengah meningkatnya investor saham usia muda dan pemikiran cepat kaya melalui saham, maka banyak bermunculan grup telegram rekomendasi saham yang bertujuan hanya untuk menciptakan volume perdagangan dimanfaatkan oleh segelintir oknum untuk mengeruk keuntungan dari investor saham pemula melalui day trading.

Tanpa berbekal pengalaman dan edukasi pengetahuan yang mumpuni, investor ataupun trader pemula cenderung berspekulasi menggunakan feeling, analisa terbatas ataupun mengandalkan berlangganan rekomendasi hingga jutaan per bulan.

Itu sebabnya Emiten.com hadir sebagai platform yang mempertemukan investor, analis independen maupun sekuritas dan perusahaan publik yang akan membantu para investor pasar modal. Emiten.com telah resmi rilis di Google playstore dan menduduki posisi Top 3 Grossing kategori finance.

Tak hanyapencapaian pengguna dan kualitas terbaik dari aplikasi saham ini, Platform emiten memberikan promo berlangganan Rp 229.000 untuk akses 12 bulan dan 49,000 per bulan. Berbagai analisa baik fundamental dan teknikal, rekomendasi saham syariah maupun saham BUMN dihadirkan dalam aplikasi emiten.com .

Managing Director emiten.com, Vania menuturkan masih banyak trader yang belum memahami bahwa kesempatan akan selalu ada jadi tidak perlu dipaksakan untuk setiap hari trading.

"Kami mencoba menghadirkan fitur agar pemula dapat belajar sekaligus menekan resiko karena ada analis yang bertolak belakang, misalnya Analis A merekomendasikan beli sedangkan Analis B merekomendasikan jual. User disini diuntungkan dengan melihat kedua perspektif sekaligus belajar dari kedua analis tersebut. Hal ini tidak akan didapatkan di aplikasi sekuritas saham pada umumnya," kata  Vania, Kamis (31/12/2020).

“Kedepan akan banyak fitur yang dikhususkan bagi investor trader agar dapat menentukan arah market hanya dari satu halaman screen saja, tidak perlu ada chart maupun indikator karena sekuritas di Indonesia maupun aplikasi lain sudah dengan baik menghadirkan fitur tersebut. Namun emiten.com berbeda, lebih ke insight kenapa pilih saham ini dan apa alasan dibalik pemilihan saham tersebut.Dapat dilihat sendiri dalam aplikasi kami, interaksi antar investor trader kami minimalisir agar semua pihak tidak bias” jelas Denny Huang, Founder dari emiten.com

Beberapa Venture Capital dan sekuritas berminat kerjasama untuk menjadikan emiten.com kedepannya sebagai platform yang dapat membantu banyak masyarakat Indonesia lebih terbuka dengan dunia saham.

“Sedangkan Untuk saat ini grup komunitas telegram kami telah menampung sekitar 16ribu investor maupun trader dan puluhan analis telah bergabung memberikan analisa setiap saat. ” imbuh Denny Huang

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi resmikan Proyek Pabrik Biodiesel

Senin, 25 Oktober 2021 - 11:22 WIB

Proyek Pabrik Biodiesel Senilai Rp.619 Miliar di Kalimantan Selatan Diresmikan Presiden Jokowi, Mampu Produksi 60 Ton Perjam

Proyek EPCC 1500 TPD Pembangunan Pabrik Biodiesel yang dikerjakan oleh entitas anak PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., yakni PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi (WRK) di Kabupaten Tanah Bumbu,…

Presiden Jokowi

Senin, 25 Oktober 2021 - 10:53 WIB

Sah! Jokowi Lantik 17 Dubes Baru RI, Ada Nama Mantan Bos Kadin Hingga Jubir Presiden

Presiden Joko Widodo atau Jokowi secara resmi melantik 17 duta besar baru RI untuk 34 negara sahabat di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/10/2021).

Anggota DPR Fraksi Gerindra Novita

Senin, 25 Oktober 2021 - 10:52 WIB

Polemik Syarat Terbang PCR dari Mendagri! Novita DPR: Aturan ini Lahir Kenapa, Landasannya Apa?

Menyikapi Instruksi Menteri Dalam Negri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, 2 dan 1 di Jawa dan Bali, Novita Wijayanti selaku Anggota Komisi V mempertanyakan landasan aturan…

Budi Hikmat, Kepala Makro Ekonomi dan Direktur Strategi Investasi PT Bahana TCW Investment Management,

Senin, 25 Oktober 2021 - 10:42 WIB

Surplus Neraca Perdagangan RI Perkuat Perekonomian Indonesia dan Kepercayaan Investor Asing

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesiakembali surplus US$ 4,37 miliar pada September 2021, sehingga secara akumulatif sembilan bulan tahun ini mencapai surplus sebesar…

Ilustrasi Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM)

Senin, 25 Oktober 2021 - 10:40 WIB

Kemenkop UKM Diminta Komisi VI Evaluasi Penyaluran BPUM, Enggak Tepat Sasaran?

Anggota Komisi VI DPR RI Haeny Relawati Rini Widyastuti berharap agar Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) dapat menyalurkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM)…