INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kepala Desa Bangunsari, Thukul Prastiyo menuturkan kondisi yang dialami oleh warganya dimasa pandemi Covid-19.

Advertisement

Menurutnya, pandemi nyata-nyata telah berdampak pada turunnya pendapatan warganya yang berada di Desa Bangunsari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Bahkan, mata pencaharian mereka yang mayoritas adalah petani cabe dan jagung tambah terpukul dengan adanya kebijakan dimasa pandemi seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).  

Advertisement

Untuk itu, Ia bertekad mengalihkan sebagian anggaran Dana Desa menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga.

Nantinya, sebanyak 129 keluarga di Desa Bangunsari menerima BLT Dana Desa, dan tiap keluarga masing-masing akan menerima Rp600.000/bulan selama triwulan I dan Rp300.000/bulan selama triwulan II & III.

Advertisement

"Di masa pandemi Covid-19 ini, kami selaku pemerintah desa menganggarkan bantuan tunai dari dana desa untuk mengurangi dampak ekonomi akibat pandemi yaitu tiga bulan pertama Rp600.000 dan tiga bulan kedua dan ketiga Rp300.000 dengan jumlah KPM 129," tandas Thukul Prastiyo dalam keterangannya dikutip redaksi Industry.co.id pada Senin (21/12).

"BLT Dana Desa ini akan sangat membantu masyarakat yang terdampak pandemi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saat pendapatan berkurang selama pandemi," pungkasnya.

Advertisement