INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengumumkan sebanyak 9 ruas tol sepanjang 350 km siap dilelang mulai akhir tahun 2020 dengan total nilai investasi mencapai Rp 142,51 triliun.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, jadwal target itu baru dapat dilaksanakan dalam hal kesiapan dokumen pelelangan telah lengkap dari Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan (DJPI) dan Bina Marga (BM) beserta surat permohonan penetapan lokasinya, baru setelah itu emiten siap bertarung memperebutkan proyek-proyek tersebut.

"Target tersebut dapat dilaksanakan dalam hal kesiapan dokumen pelelangan telah lengkap dari DJPI dan BM, serta telah terbit surat permohonan penetapan lokasi dari Dirjen dan BM," kata Danang dikutip dari detik, Senin (7/12/2020).

Sembilan ruas tol beserta target lelang yang dimaksud antara lain adalah Ruas Kamal-Teluk-Naga Rajeg sepanjang 39,20 km direncanakan dilelang Desember 2020; Ruas Gilimanuk-Mengwi sepanjang 95,51 km direncanakan Desember 2020; Ruas Bogor-Serpong via Parung sepanjang 31,17 km direncanakan Desember 2020 dan Ruas Sentul Selatan-Karawang Barat sepanjang 61,50 km direncanakan Desember 2020

Selanjutnya adalah Akses Patimban sepanjang 37,7 km direncanakan Januari 2021; Ruas Semanan-Balaraja sepanjang 32,39 km direncanakan Januari 2021; Harbour Toll Road Semarang sepanjang 21,03 km direncanakan Januari 2021; Ruas Cikunir-Karawaci sepanjang 40 km direncanakan Februari 2021 dan Ruas Tol Cikunir-Ulujami sepanjang 21,50 km direncanakan Februari 2021.

Sebelumnya, sudah ada 2 ruas tol yang selesai lelang yaitu ruas Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA (Kulonprogo) sepanjang 93,25 km dengan nilai investasi Rp 28,58 triliun dan ruas Yogyakarta-Bawen sepanjang 75,82 km dengan investasi sebesar Rp 14,2 triliun.

Sementara ruas tol yang sedang dalam proses lelang yakni ruas Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap sepanjang 206,65 km dengan investasi Rp 57,59 triliun.