INDUSTRY.co.id - Jakarta-Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan masyarakat internasional menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pemerintah Indonesia menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara demokratis dan damai.

Advertisement

"Ini terbukti bukan hanya di Hong Kong, di KTT ASEAN Presiden juga mendapatkan apresiasi dari pemimpin lain karena mampu mengkonsolidasikan demokrasi secara baik," kata Pramono ditemui di Kantor Presiden, Jakarta pada Selasa (2/5/2017)

Menurut Pramono, keberhasilan tersebut bukan semata-mata milik pemerintah tapi juga prestasi bagi bangsa yang sudah dewasa menghadapi perbedaan.

Advertisement

Kendati sebelum pemilihan kepala daerah, khususnya Pilkada DKI Jakarta, perbedaan pandangan politis amat terlihat, namun masing-masing pihak dapat menerima hasil pemungutan suara dengan legowo.

Menurut Seskab, Presiden akan menerima hasil Pilkada DKI secara resmi setelah KPU memutuskannya.

Advertisement

Demokrasi yang terjadi di Indonesia juga merupakan nilai penting bangsa di mata dunia.

"Ini menjadi hal yang positif bagi investor karena dunia luar selalu melihat bahwa perbedaan yang sangat keras di bawah ternyata Indonesia sudah mengalami proses pendewasaan secara politik dan demokrasi," kata Pramono.

Advertisement

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengumumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut tiga Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno unggul di enam wilayah DKI Jakarta.

Dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Putaran Kedua di Jakarta, pada Sabtu (29/4), pasangan Anies-Sandi memperoleh total 57,96 persen suara atau 3.240.987 suara dari 5.591.353 suara sah di Kabupaten Kepulauan Seribu, Kota Jakarta Utara, Kota Jakarta Barat, Kota Jakarta Pusat, Kota Jakarta Timur, dan Kota Jakarta Selatan.

Sementara, pasangan calon urutan nomor dua Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat memperoleh total 42,04 persen suara atau 2.350.366 suara.

KPU DKI Jakarta akan menetapkan hasil perolehan suara pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih pada Jumat (5/5) jika tidak ada pengajuan gugatan sengketa pemilihan ke Mahkamah Konstitusi.