DPCI- Gandasari Ekasatya Sepakat Memasok Alat Uji Diagnostik COVID-19

Oleh : Herry Barus | Senin, 30 November 2020 - 14:26 WIB

Daewoong Pharmaceutical
Daewoong Pharmaceutical

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT. Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia (DPCI) (CEO Sengho Jeon), yang merupakan anak perusahaan dari Daewoong Pharmaceutical asal Korea Selatan yang sedang mengembangkan perawatan COVID-19, baru saja mengumumkan bahwa perusahaan telah menandatangani kontrak bersama dengan PT.  Gandasari Ekasatya pada pertengahan bulan November lalu untuk memasok 'AccuraDtect' SARS-COV-2 RT- qPCR Kit, sebuah alat uji COVID-19 di Indonesia. PT. Gandasari Ekasatya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distribusi alat kesehatan dan peralatan diagnostik.

PT. Gandasari Ekasatya merupakan sebuah perusahaan yang khusus bergerak di bidang distribusi alat diagnostik. Dalam kontrak ini, DPCI akan memasok alat uji COVID-19 bernama 'AccuraDtect' dalam jumlah yang memungkinkan pengujian sebanyak 80,000 kali selama dua tahun ke depan. Dalam rangka mencegah penyebaran virus korona lebih lanjut di masa mendatang, DPCI juga berencana memasok alat diagnostik sesuai dengan permintaan dari rumah sakit dan lembaga penelitian melalui mitranya.

 “Seiring dengan penyebaran COVID-19 di Indonesia yang semakin parah, permintaan alat uji COVID-19 terus meningkat dengan pesat. Dengan penandatanganan kontrak untuk memasok alat uji ini, kami berupaya sedemikian rupa untuk menanggulangi virus korona dengan berkontribusi meningkatkan kemampuan Indonesia dalam menanggapi pandemi dan mempercepat pengembangan perawatan untuk penyakit ini,” kata Sengho Jeon, CEO DPCI.

 'AccuraDtect' adalah alat uji molekuler untuk mendeteksi COVID-19 yang sangat akurat dan menyasar leader sequence yang ditemukan dalam sel yang terinfeksi selain gen N2 untuk mendiagnosis apakah seseorang terinfeksi COVID-19 atau tidak. Hal ini sesuai dengan standar yang direkomendasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Disease Control and Prevention/CDC) di Amerika Serikat.

Secara khusus, alat uji ini dirancang untuk mengukur tingkat Ribonuklease (Rnase P) P yang menentukan kesesuaian sampel dan bertindak sebagai penyebar infeksi dalam sel virus yang terinfeksi. Menggunakan teknik amplifikasi gen yang disebut sebagai real-time polymerase chain reaction (RT-qPCR) untuk memperkuat dan mendeteksi gen virus, alat uji ini juga memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi (termasuk sensitivitas dan spesifisitas).

Karina Setyati selaku diirektur dari PT. Gandasari Ekasatya mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi kepedulian Daewoong yang turut serta berkontribusi menghadapi pandemi di Indonesia. Kami berterima kasih atas kepercayaan Daewoong untuk menjalin kemitraan dengan perusahaan kami dan kami meyakini bahwa kolaborasi ini akan membawa dampak yang baik bagi sektor kesehatan di Indonesia”

Alat uji ini telah memperoleh sertifikasi CE-IVD (Perangkat Medis Diagnostik In Vitro bertanda CE) di Eropa pada bulan Maret lalu dan mendapatkan izin untuk penggunaan darurat (Emergency Use Authorization) di Peru dan Singapura. DPCI memperoleh izin edar untuk alat ini melalui permohonan penggunaan darurat obat dan peralatan terkait COVID-19 pada bulan Oktober lalu.

Sementara itu, Daewoong Pharmaceutical juga telah menandatangani kontrak dengan Genomictree sebagai pengembang pertama 'AccuraDtect' untuk menjual dan memasarkan alat uji ini secara global. Genomictree merupakan perusahaan layanan kesehatan yang mengembangkan diagnosis molekuler non-invasif untuk deteksi dini kanker berdasarkan biomarker.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Suasana diskusi

Selasa, 19 Januari 2021 - 23:03 WIB

Shure Menyediakan Ekosistem Audio Konferensi Lengkap

Masa pandemi COVID-19 mendorong penetapan standar baru pada komunitas bisnis dan profesional untuk menerapkan protokol kesehatan yang membatasi kontak fisik. Adaptasi atas prinsip new normal…

Ustaz Fadlan Rabbani Garamatan, Pimpinan Ponpes AFKN Nuuwar

Selasa, 19 Januari 2021 - 21:50 WIB

Terapi Woukouf Tingkatkan Imun Hadapi Corona

Masa pandemi Covid-19 yang belum menunjukan tanda-tanda kapan berakhir mendorong masyarakat berupaya meningkatkan imunitas. Salah satu cara yang diyakini dapat meningkatkan imunitas adalah dengan…

MenParekraf Sandiaga Uno bersama MenkopUKM Teten Masduki

Selasa, 19 Januari 2021 - 20:05 WIB

Tinggalkan Ego Sektoral, MenParekraf Sandiaga Uno Ajak MenkopUKM Teten Kembangkan Lima Destinasi Super Prioritas

Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berkomitmen untuk konsisten mengembangkan potensi di lima Destinasi Super Prioritas antara lain, Labuan Bajo (NTT),…

Undian Depo Bangunan

Selasa, 19 Januari 2021 - 19:54 WIB

Apresiasi Pelanggan, Depo Bangunan Laksanakan Undian Berhadiah Rp 10 Miliar

Sebagai bentuk apresiasi kepada pelangganya supermarket bahan bangunan, Depo Bangunan menyelenggarakan undian berhadiah Rp 10 Miliar untuk periode 1 tahun di 2020 yang dimulai dari 1 februari…

Director of Worldwide Nutrition Product Training, Herbalife Nutrition, Laura Chacon-Garbato

Selasa, 19 Januari 2021 - 19:52 WIB

Tak Hanya Cantik, Bos Herbalife Nutrition Membagi Tips Bagaimana Menjaga Kulit Wajah Tetap Sehat Meski Sering Menggunakan Masker

Jakarta–Penggunaan masker wajah di saat pandemi telah menjadi tren baru di kalangan masyarakat. Masker menjadi salah satu perlengkapan wajib yang harus dikenakan saat melakukan kegiatan baik…