Mentan Dorong Pemanfaatan Pekarangan dan Hilirisasi Produk

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 17 Oktober 2020 - 20:35 WIB

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat di Boyolali
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat di Boyolali

INDUSTRY.co.id-Boyolali – Mentan Syahrul Yasin Limpo mengunjungi Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali pada hari Kamis (15/10), sebagai salah satu desa yang fokus mengembangkan pertanian. Dengan embung tadah hujan seluas 2 hektar, desa ini mampu memanfaatkan untuk pemeliharaan ikan, wisata, serta pemancingan yang kelola oleh masyarakat setempat dan bumdes.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan SYL mengapresiasi potensi desa Giriroto. Sambil berkunjung ke petani kacang tanah, Mentan meminta pemberdayaan msayarakat tani mulai dikembangkan di desa tersebut. “Setiap rumah ada tanaman kelapa dan jeruk untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang ada,” ujar Mentan.

Mentan kali ini datang untuk melihat seperti apa kesiapan akselearsi ketahanan pangan di seluruh Indonesia. Termasuk yang dikunjungi kali ini di Kabupaten Boyolali. “Terbukti pertanian disini tetap akseleratif termasuk saya lihat petani habis panen kacang-kacangan. Palawija tetap jalan, apalagi padi,” ujarnya.

Mentan berharap kondisi ini tetap berjalan karena sesuai arahan Presiden. Akselerasi dijaga lebih kuat. “Melihat kondisi saat ini, saya berharap produksi tetap jalan walaupun kemarau basah. Bahkan Diprediksi Desember sampai Januari akan ada la nina sehingga curah hujannya tinggi. Ini yang harus kita antisipasi, antisipasi dng stok,” ujarnya.

Harapannya, sesudah onfarm harus ada off farm artinya pasca panen diurus dengan mengindustrikan menjaga kualitas lebih tinggi. Saat ini Kementan masih dalam proses percobaan dan percontohan mengembangkan industri pertanian di tingkat petani.

“Di Boyolali ini saya ingin produksinya berakhir di industri kecil, kita tahu pertanian masih berjalan maju bahkan PDB tetap naik 16,4% . Akselerasi tetap berputar baik. Dari Januari sampai Juli ekspor pertanian di atas Rp 251 Triliun, ini membuktikan pertanian tidak terganggu covid,” ujarnya.

Di tempat sama Kepala Desa Giriroto, Purwanto akan menyiapkan dengan serius arahan Mentan SYL untuk mulai hilirisasi produk petani. “Saya merasa sangat bangga dikunjungi Pak Menteri, sebagai wujud apresiasi pemerintah Pusat di desa kami ini. Tentunya hal ini menjadi tugas kita bersama untuk memberdayakan petani disini,”sebutnya.

Purwanto menyebut Desa Giriroto telah melakukan pemanfaatan lahan perkarangan, pemeliharaan ikan lele dan pembuatan makanan sagon, pemanfaatan limbah rumah tangga melalui pemilahan sampah organik dan anorganik.

Lahan yang ada saat ini merupakan lahan tadah hujan sehingga terkadang kesulitan memperoleh pengairan. Desa Giriroto yang terletak 15 km dari waduk cengklik, dengan adanya pendangkalan, enceng gondok dan keramba ikan di waduk cengklik, menyebabkan pengairan dari waduk tidak sampai ke desa, sehingga diperlukan pengerukan dan penataan jadwal pengairan untuk lahan pertanian.

Hal ini diakui oleh Wiwis asisten administrasi unum sekda boyolali. Sebagai langkah solusinya, akan dilakukan pengembangan pemanfaatan embung desa untuk wisata dan pengairan usaha pertanian. Pun Kelompok Wanita Tani (KWT) di poktan tersebut berencana mengembangkan peternakan, perikanan dan UMKM untuk sagon dan makanan ringan lainya.

Terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menyebut perlunya pemanfaatan lahan pekarangan di setiap rumah tangga petani. Disamping itu embung yang ada di wilayah Giriroto harus bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh warga disana,” tandasnya.

Kementerian Pertanian akan melakukan upaya maksimal , untuk peningkatan produksi petani dengan bantuan sarana produksi dan alsintan, untuk pengairan dengan pemanfaatan embung secara optimal dan untuk meningkatkan nilai tambah dengan program hilirisasi produk sampai dengan pemasaran dengan menerapkan sistem jaminan mutu yang baik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat memberikan arahan ke jajarannya

Senin, 26 Oktober 2020 - 12:46 WIB

Satu Tahun Kerja, Mentan Minta Pertajam Program Yang Sudah Berjalan

Memasuki satu tahun kinerja Kabinet Indonedia Maju, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan sinergitas dan kinerja sektor pertanian untuk meningkatkan perekonomian nasional.

Pasar Indonesia Kegiatan Tahunan KBRI Pretoria (Photo by Kemlu)

Senin, 26 Oktober 2020 - 12:15 WIB

Promosikan Kuliner Nusantara, KBRI Pretoria Selenggarakan Pasar Indonesia

Tahun ini walaupun diselenggarakan dengan skala lebih kecil, kami tetap menggelar Pasar Indonesia dengan semangat tinggi untuk memperkenalkan kuliner khas nusantara dan beragam produk Indonesia.

Trio Macan

Senin, 26 Oktober 2020 - 12:00 WIB

Artis Trio Macan Ramaikan Mancing Galatama PWI Jaya dan IBR Relation

Acara Lomba Mancing Galatama ini baru pertamakalinya kami gelar, peminatnya luar biasa banyak, tetapi karena kita membatasi 100 peserta maka banyak yang terpaksa kami tolak karena keterbatasan…

WK Migas

Senin, 26 Oktober 2020 - 11:44 WIB

Genjot Produksi WK Rokan, Ini yang Dilakukan SKK Migas

Heads of Agreement Wilayah Kerja (WK) Rokan yang telah ditandatangani pada 28 September 2020 memberikan ruang bagi SKK Migas untuk menjaga kelangsungan di WK Rokan hingga berakhirnya kontrak…

Presiden Joko Widodo saat meninjau kawasan industri terpadu Batang

Senin, 26 Oktober 2020 - 11:20 WIB

Luar Biasa, Tiga Perusahaan Raksasa Asal China, Korsel & AS Berebut Bangun Pabrik Baterai Triliunan Rupiah di KIT Batang

Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang benar-benar menjadi primadona bagi sejumlah perusahaan asing yang ingin mendirikan pabrik di kawasan yang rencananya akan memiliki luas lahan pembangunan…