Sah...Petrogas (Basin) Ltd. Resmi Kelola Kembali Wilayah Kerja Kepala Burung Hingga Tahun 2040

Oleh : Hariyanto | Jumat, 16 Oktober 2020 - 12:55 WIB

Ilustrasi Migas
Ilustrasi Migas

INDUSTRY.co.id - Jakarta – RH Petrogas Ltd. melalui anak perusahaannya Petrogas (Basin) Ltd. resmi kembali mengelola Wilayah Kerja (WK) Kepala Burung yang berlokasi di Kabupaten Sorong, Papua Barat, mulai Kamis, 15 Oktober 2020.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kontrak Gross Split WK Kepala Burung antara Pemerintah Republik Indonesia dengan RH Petrogas Ltd. pada tanggal 11 Juli 2018 yang berlaku efektif mulai 15 Oktober 2020 hingga 14 Oktober 2040.

Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno memberi apresiasi kepada manajemen Petrogas (Basin) Ltd. yang telah bekerja dengan baik semasa kontrak sebelumnya untuk meningkatkan produksi dan membuat langkah-langkah efisiensi pada wilayah kerja yang sudah berumur tersebut, serta ramah lingkungan.

“Melihat capaian-capaian itu, sungguh suatu kebanggan tersendiri. Ini bisa dicapai karena semua Organisasi mendukung kegiatan dengan sangat baik,” kata Julius dalam keteranganya yang dikutip INDUSTRY.co.id, Jumat (16/10/2020).

Julius mengatakan, penghargaan-penghargaan yang telah diterima Petrogas (Basin) Ltd. pada tahun-tahun sebelumnya harus dipertahankan, termasuk capaian produksi yang lebih tinggi dari target.

“Sampai dengan akhir kontrak, Petrogas (Basin) Ltd. menjawab tantangan yang diberikan negara dengan baik.Selanjutnya SKK Migas berharap agar kinerja yang baik tetap dipertahankan pada periode kontrak berikutnya berdasarkan kontrak gross split dengan efisien, efektif dan massif. Petrogas (Basin) Ltd. juga harus melakukan kegiatan Eksplorasi untuk mengembangkan potensi jangka panjang,” tambahnya.

Deputi Komersial SKK Migas, Arief Setyawan Handoko yang juga hadir pada acara tersebut memberi apresiasi atas kinerja Petrogas (Basin) Ltd. yang efisien melalui berbagai terobosan di lapangan.

“Budaya efisiensi ini akan menjadi kunci sukses pengelolaan WK Kepala Burung di masa depan. Selanjutnya SKK Migas akan tetap berkoordinasi dengan Petrogas (Basin) Ltd., baik menyelesaikan administrasi rezim kontrak sebelumnya, Pengelolaan asset maupun di masa depan,” katanya.

Sementara itu, President Petrogas Companies in Indonesia, Syafri Syafar mengatakan, perpanjangan kontrak WK Kepala Burung ini menunjukkan kepastian arah investasi RH Petrogas Ltd. yang berkantor pusat di Singapura melalui anak perusahaannya Petrogas (Basin) Ltd. untuk manjadikan Indonesia menjadi “core business” ke depannya, setelah sebelumnya menerima penunjukan sebagai operator alih kelola WK Salawati di bulan April 2020 lalu melalui anak usahanya Petrogas (Island) Ltd.

"Lokasi geografis dari kedua Wilayah Kerja, Kepala Burung dan Salawati yang berdekatan satu sama lain akan dapat memberikan 'synergy' yang menguntungkan untuk kemajuan dan kemudahan operasi keduanya," kata Syafri.

"Kepercayaan Pemerintah Republik Indonesia kepada Petrogas (Basin) Ltd. untuk kembali mengelola Wilayah Kerja ini akan dilaksanakan dengan prinsip etika bisnis yang baik dan sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku dalam upaya untuk terus meningkatkan produksi minyak dan gas bumi yang 100% diperuntukan bagi kebutuhan energi dalam negeri, khususnya Papua Barat," tambah Syafri.

Asal tau saja, Blok Kepala Burung memiliki dua fasilitas produksi. Pertama adalah Kasim Production Facility untuk fasilitas produksi minyak mentah dari Lapangan Walio, Wakamuk, Cendrawasih, Kasim, dan Jaya, di mana hasil produksi sepenuhnya digunakan untuk kebutuhan dalam negeri dengan dikirimkan ke kilang pengolahan Pertamina RU-VII yang berada di Kabupaten Sorong.

Kedua adalah Arar Gas dan LPG Plant, yang merupakan fasilitas produksi gas dari Lapangan Arar dan Klalin. Produk gas ini digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik untuk keperluan domestik, dalam hal ini pembangkit listrik di Kabupaten Sorong.

Dengan total luas area sekitar 850 km2, Blok Kepala Burung menghasilkan sekitar 5.000 barel minyak per hari dan lebih dari 20 juta standar kaki kubik gas per hari. Keseluruhan produk baik minyak mentah maupun gas diperuntukkan bagi kebutuhan dan ketahanan energi domestik.

Petrogas (Basin) Ltd., sebagai operator WK Kepala Burung merupakan salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama yang dalam melaksanakan operasinya berada dalam pengawasan dan pengendalian SKK Migas.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Senin, 26 Oktober 2020 - 13:30 WIB

Menperin Agus Gerak Cepat Ciptakan Kawasan Industri Halal

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong sektor manufaktur tanah air agar turut berkontribusi mewujudkan Indonesia yang mampu bersaing dalam industri halal hingga skala global.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat memberikan arahan ke jajarannya

Senin, 26 Oktober 2020 - 12:46 WIB

Satu Tahun Kerja, Mentan Minta Pertajam Program Yang Sudah Berjalan

Memasuki satu tahun kinerja Kabinet Indonedia Maju, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan sinergitas dan kinerja sektor pertanian untuk meningkatkan perekonomian nasional.

Pasar Indonesia Kegiatan Tahunan KBRI Pretoria (Photo by Kemlu)

Senin, 26 Oktober 2020 - 12:15 WIB

Promosikan Kuliner Nusantara, KBRI Pretoria Selenggarakan Pasar Indonesia

Tahun ini walaupun diselenggarakan dengan skala lebih kecil, kami tetap menggelar Pasar Indonesia dengan semangat tinggi untuk memperkenalkan kuliner khas nusantara dan beragam produk Indonesia.

Trio Macan

Senin, 26 Oktober 2020 - 12:00 WIB

Artis Trio Macan Ramaikan Mancing Galatama PWI Jaya dan IBR Relation

Acara Lomba Mancing Galatama ini baru pertamakalinya kami gelar, peminatnya luar biasa banyak, tetapi karena kita membatasi 100 peserta maka banyak yang terpaksa kami tolak karena keterbatasan…

Presiden Joko Widodo saat meninjau kawasan industri terpadu Batang

Senin, 26 Oktober 2020 - 11:20 WIB

Luar Biasa, Tiga Perusahaan Raksasa Asal China, Korsel & AS Berebut Bangun Pabrik Baterai Triliunan Rupiah di KIT Batang

Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang benar-benar menjadi primadona bagi sejumlah perusahaan asing yang ingin mendirikan pabrik di kawasan yang rencananya akan memiliki luas lahan pembangunan…