Produksi Tekstil Jawa Tengah Jelang Lebaran Belum Meningkat

Oleh : Herry Barus | Jumat, 28 April 2017 - 12:12 WIB

Produk Tekstil (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
Produk Tekstil (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Semarang - Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Tengah menyatakan volume produksi industri tekstil belum meningkat menjelang Lebaran 2017.

"Kalau melihat tren tahun-tahun sebelumnya, puncak peningkatan produksi biasanya mulai terlihat sejak H-1 bulan Lebaran. Meski demikian, seharusnya saat ini peningkatan mulai terjadi," kata Ketua API Jawa Tengah Agung Wahono di Semarang, Kamis (27/4/2017)

Mengenai stagnannya volume produksi, hingga saat ini Agung mengaku belum mengetahui penyebabnya.

Agung mengatakan kondisi menjelang Lebaran pada tahun ini hampir sama dengan tahun lalu. Pada tahun lalu, daya beli masyarakat tidak begitu baik mengingat kondisi perekonomian masih lesu.

"Dampaknya adalah mereka mengurangi uang belanja, salah satunya yang terdampak tentu tekstil," katanya.

Sementara itu, diakuinya, melihat di tahun-tahun sebelumnya, peningkatan produksi jelang Lebaran mencapai 10 persen. Peningkatan produksi ini terjadi seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen dari dalam negeri.

"Kalau menjelang Lebaran biasanya kami fokus untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Berbeda dengan musim belanja di akhir tahun biasanya kami banyak ekspor," katanya.

Meski produksi tidak mengalami peningkatan, dikatakannya, hal ini tidak merugikan pengusaha. Omzet perusahaan menjadi berkurang.

"Kalau rugi tidak karena bahan baku kan kami datangkan ketika sebelumnya ada peningkatan permintaan. Rugi itu kalau harga bahan baku naik atau tarif transportasi naik," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jojowi tinjau Tol Aceh

Minggu, 23 Februari 2020 - 01:01 WIB

Tinjau Simpang Susun Blang Bintang, Presiden: Alhamdulillah, Pembebasan Lahan Lancar

Tol dari Banda Aceh menuju Sigli ini 74 kilometer dan alhamdulillah pembebasan tanahnya berjalan dengan baik. Biasanya proses konstruksinya yang terhenti di pembebasannya, tapi di sini pembebasannya…

Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)

Sabtu, 22 Februari 2020 - 22:20 WIB

Apindo Minta Omnibus Law RUUCipta Kerja Hapus kewenangan KPPU sebagai hakim

Ketua Kebijakan Publik Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sutrisno Iwantono meminta Omnibus Law RUUCipta Kerja menghapuskan kewenangan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sebagai hakim,…

Pekerja PT Timah - foto - IST

Sabtu, 22 Februari 2020 - 21:57 WIB

DPR Sayangkan Industri Timah Nasional Terbesar di Dunia Tapi Alami Kerugian

Kementerian Perindustrian didesak lebih memperhatikan sektor industri yang akan dimajukan, seperti membuat industri turunan timah. Timah kita itu adalah industri terbesar di dunia setelah China.…

 Pakar Ekonomi Universitas Indonesia Faisal Basri, yang juga mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas. (KOMPAS /Roderick Adrian) )

Sabtu, 22 Februari 2020 - 21:39 WIB

Ekonom Senior ini Sebut Harga Gas Industri Tidak Mahal

Harga gas di Indonesia tidak mahal. Siapa itu yang bilang, masalah utama saya kira bukan di gas," kata Faisal Basri di Jakarta

Susilowati Vice President Marketing Kao Indonesia

Sabtu, 22 Februari 2020 - 19:28 WIB

Kao Indonesia Peduli Generasi Mendatang Melalui Lomba Lukisan

Kao Indonesia selalu berkomitmen untuk menempatkan konsumen menjadi landasan dari seluruh kegiatan bisnis yang kami lakukan sejak dahulu sampai saat ini memasuki usia ke-35 tahun.