Kementerian PUPR Dorong MAPPI Tingkatkan Profesionalitas dan Inovasi Dalam Pengadaan Lahan Pembangunan Infrastruktur

Oleh : Hariyanto | Kamis, 17 September 2020 - 09:47 WIB

Pembangunan Infrastruktur
Pembangunan Infrastruktur

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan daya saing Indonesia sesuai visi Presiden Joko Widodo 2019-2024.

Salah satu tantangan dalam pembangunan infrastruktur adalah proses pengadaan lahan untuk pekerjaan konstruksi, sehingga terus diperlukan inovasi mulai dari segi pembiayaan dan metode pelaksanaannya di lapangan.

Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti mengatakan, dalam pembebasan lahan, terutama terkait proses perkiraan nilai tanah (appraisal) melibatkan profesi penilai yang tergabung dalam Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI).

"Untuk itu Kementerian PUPR berharap MAPPI dapat terus meningkatakan profesionalitas para anggotanya dan perlu juga untuk melalukan inovasi sehingga parameter dan metode penafsiran dapat diperoleh semakin baik sehingga hambatan pembebasan lahan dapat dikurangi," ujar Anita saat memberikan keynote speech dalam acara Musyawarah Nasional MAPPI XII yang dibuka Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Rabu (16/9/2020).

Anita menyatakan, Kementerian PUPR setiap tahunnya mendapatkan amanah yang semakin besar untuk melakukan pembangunan infrastruktur, yang diikuti dengan kebutuhan pengadaan lahan untuk pelaksanaan konstruksi. Menurutnya diperkirakan kebutuhan anggaran untuk pengadaan lahan pembangunan infrastruktur Kementerian PUPR di tahun 2021 mencapai sekitar Rp 21 triliun dari total Pagu Anggaran Tahun 2021 sebesar Rp 149,81 triliun yang telah disetujui DPR.

"Hal ini karena infrastruktur PUPR sangat terkait dengan kebutuhan publik dibidang sumber daya air (SDA), bidang jalan dan jembatan, bidang sanitasi dan air minum, maupun perumahan yang membutuhkan lahan yang cukup luas. Untuk bidang jalan saja, terutama untuk jalan tol pada 2021 direncanakan kebutuhan pembebasan lahan sekitar 8.000 hektare (ha) dan di bidang SDA direncanakan pembebasan sebanyak 7.424 ha, sehingga pada dua bidang itu saja sudah membutuhkan sekitar 15.000 ha," tutur Anita.

Untuk itu, Anita menyampaikan, dengan inovasi dan peningkatan profesionalitas anggota MAPPI diharapkan dapat membantu percepatan pengadaan lahan untuk pembangunan infrastruktur sehingga dapat segera dilakukan tahap konstruksi.

"Dalam membangun infrastuktur sebaiknya pengadaan lahan dapat diselesaikan dalam jangka waktu 1 tahun. Hal ini bertujuan untuk menghindari spekulasi  harga tanah di tahun berikutnya, sehingga peranan MAPPI disini sangat besar untuk kelancaran pelaksanaan pembangunan," tutur Anita.

Sekjen Anita menegaskan Kementerian PUPR terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di tengah Pandemi COVID-19 karena diharapkan juga menjadi salah satu pengungkit pemulihan ekonomi nasional.

"Pemulihan ekonomi nasional saat ini menjadi salah satu tantangan pembangunan disamping tantangan lainnya seperti kesenjangan antar wilayah, daya saing nasional, urbanisasi, dan ketahanan pangan. Tantangannya adalah untuk melindungi, mempertahankan,dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha pasca Pandemi COVID-19," ucapnya.

Sebagai informasi, MAPPI adalah Asosiasi Profesi di Indonesia yang khususnya mewadahi para profesional yang berkecimpung dalam profesi penilai, bersifat mandiri, nirlaba, dan non politis. MAPPI secara resmi berdiri sejak tahun 1981. Musyawarah Nasional MAPPI diselenggarakan setiap 4 tahun sekali untuk memilih Dewan Pengurus Nasional (Pengurus Pusat) yang diketuai oleh Seorang Ketua Umum dengan dibantu Wakil Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat mengunjungi pabrik Mayora di Banten

Sabtu, 19 September 2020 - 12:45 WIB

Kejar Target Tumbuh 4% di Akhir Tahun 2020, Meperin Pantau Industri Mamin di Banten

Kementerian Perindustrian terus memantau dan menjaga aktivitas sejumlah sektor manufaktur strategis di tengah masa pandemi Covid-19, seperti industri makanan dan minuman yang diharapkan dapat…

Yuanita Agata, Head of Marketing JOOX Indonesia Dalam Acara Konferensi Pers 'Ngobrolin #KataHati' Bersama Sederet Pembicara Inspiratif

Sabtu, 19 September 2020 - 12:15 WIB

JOOX Ajak Masyarakat Ikuti dan Ekspresikan Kata Hati Melalui Musik

Melalui playlist yang dikurasi untuk menemani setiap kondisi serta fitur-fitur interaktif yang menghibur, JOOX berkomitmen untuk menjadi social entertainment platform yang hadir menemani pengguna…

Dokter Reisa Tim Komunikasi Covid-19

Sabtu, 19 September 2020 - 12:07 WIB

Tolong Dicatat! Soal Data Kematian Pasien Covid-19 Kemenkes Berbeda, Reisa: Data di RS Online Belum Terkonfirmasi Hasil Lab

Satgas Penanganan Covid-19 meluruskan perdebatan soal terjadinya perbedaan data kematian pasien Covid-19 yang dicatat Kementerian Kesehatan dan Rumah Sakit Online.  Juru Bicara Satgas Penanganan…

Tren Penjualan Produk Kesehatan dan Kecantikan Meningkat 10 Kali Lipat pada Kampanye Belanja Daring

Sabtu, 19 September 2020 - 12:00 WIB

Tren Penjualan Produk Kesehatan dan Kecantikan Meningkat 10 Kali Lipat pada Belanja Daring

Adapun produk kesehatan dan kecantikan yang paling banyak terjual di berbagai platform e-commerce seperti Shopee, Lazada, Akulaku, JD.ID dan Blibli pada periode kampanye belanja daring 9 September…

Dokter Reisa Tim Komunikasi Covid-19

Sabtu, 19 September 2020 - 11:50 WIB

Indonesia Pecah Rekor Cetak 4.088 Pasien Sembuh Perhari, Reisa: Kompak dan Disiplin Yuk Tegakkan 3 M, Kita Bisa!

Indonesia mencatat rekor baru penambahan kasus pasien sembuh harian Covid-19 tertinggi sejak kasus pertama di umumkan Presiden Joko Widodo pada Maret lalu.  "Saat ini angka kesembuhan menembus…