INDUSTRY.co.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka naik ke posisi 5.690,89 pada perdagangan Selasa (25/04/2017) pagi ini dibandingkan dengan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu yang berada di level 5.664,48.
Hingga pukul 09:06 WIB, IHSG terpantau berada di level 5.674,25 dimana sebanyak 124 saham harganya naik, 354 saham turun, 103 saham stagnan dan 312 saham belum ditransaksikan.
Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp599 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 758 juta unit saham. Sementara itu, investor melakukan aksi beli saham bersih (net buying) bernilai Rp45 miliar dengan volume transaksi sebanyak 15 juta unit saham.
Seluruh indeks sektoral BEI terlihat menghijau pada perdagangan pagi ini. Indeks sektor infrastruktur mengalami kenaikan tertinggi, yakni sebesar 1,21%, atau 13,79 poin, ke posisi 1.158. Kemudian disusul oleh indeks sektor aneka industri dan indeks sektor keuangan yang masing-masing mengalami kenaikan 0,93% dan 0,65%.
Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga pada pagi ini dan menjadi top gainers adalah saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) yang harganya naik Rp20, atau 3,3%, menjadi Rp630 per unit, saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang harganya terangkat Rp70, atau 2,9%, menjadi Rp2.480 per unit dan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang harganya meningkat Rp10, atau 2,5%, menjadi Rp412 per unit.
Sementara itu, harga saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan dan menjadi top losers adalah saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang harganya tergerus Rp20, atau 1,1%, menjadi Rp1.770 per unit, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang harganya susut Rp150, atau 0,9%, menjadi Rp17.325 per unit dan saham PT Astra International Tbk (ASII) yang harganya turun Rp75, atau 0,8%, menjadi Rp9.075 per unit.
Dari infrastruktur tersebut, PGN memasok gas bumi ke 1.652 industri besar dan pembangkit listrik, 1.929 pelanggan komersial yakni hotel, restoran, dan rumah sakit, dan usaha kecil menengah UKM), serta 204.000 pelanggan rumah tangga.
Pelanggan PGN tersebar di berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong, Papua.
Heri juga mengatakan sejumlah proyek yang telah diselesaikan PGN antara lain pipa distribusi gas Muara Karang-Muara Bekasi sepanjang 42 km dan jaringan infrastruktur gas seperti di Jawa Barat sepanjang 37 km, Jawa Timur 165 km, serta Sumatera Utara dan Batam delapan km.
PGN saat ini juga sedang mengerjakan proyek pipa distribusi gas Sumatera bagian tengah sepanjang 123 km, pipa laut dan fasilitasnya untuk kepulauan Riau sepanjang lima km, dan pengembangan jaringan infrastruktur gas seperti di Jawa Barat dan Surabaya.
Dalam waktu dekat, lanjutnya, PGN juga akan menyalurkan gas bumi ke beberapa rumah susun di DKI Jakarta.
"PGN terus berkomitmen membangun dan memperluas infrastruktur gas nasional, walau di tengah kondisi ekonomi yang belum membaik dan turunnya harga minyak mentah dunia," ujar Heri.